tragedi sukhoi

Tim Mafia Hukum Kejagung Segera Ungkap 1 Kasus

Frida Astuti - Okezone
Selasa, 2 Februari 2010 17:07 wib
(Foto: Koran SI)
(Foto: Koran SI)

JAKARTA - Setelah dibentuk, tim pemberantasan mafia hukum bentukan Kejagung langsung tancap gas. Dalam waktu dekat, tim akan menyidangkan satu kasus.

“Ada kasus yang berindikasi mafia hukum, kemungkinan mau ada yang disidangkan,” ujar Jaksa Agung Muda Intelijen Kejagung Muhammad Amari saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (2/2/2010).

Sayangnya saat didesak identitas jaksa yang akan disidangkan, Amari memilih bungkam. “Nanti saja,” ujarnya.

Seperti diketahui, usai berkonsultasi dengan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Kejagung lantas memutuskan mebentuk tim sendiri. Tim dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Hamzah Tadja.

Sedangkan komposisi anggotanya terdiri dari seorang dari pidsus, dua orang dari pengawasan, dan satu orang dari intelijen. Tim akan fokus pada perkara Tipikor. Sejumlah NGO menyayangkan kebijakan ini karena menduga ada upaya pembelokan kasus-kasus mafia hukum di Kejagung agar tidak mencuat ke publik.

Merespons tudingan ini, Amari menyarankan sebaiknya kalangan LSM tidak bersikap apriori. “Jangan berandai-andai dulu. Kalau memang ada yang terlibat akan diajukan pidana, kalau oknum jaksa yang kena bisa dilimpahkan ke pidsus. Pak Hamzah juga berjanji tidak akan lindungi pihak kejaksaan yang terlibat,” tegasnya.
(ful)

  • ali alhamid » 0 Tanggapan
    bagaimana kita bisa menghubungi tim pemberatas mafia hukum atau meminta agar dapat membantu?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Hendra » 0 Tanggapan
    Ibaratnya, Sapu yang kotor tidak mungkin bisa membersihkan lantai yang kotor
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Hendra » 0 Tanggapan
    Buat saya ngak percaya kalau interen kejagung mau serius basmi mafia hukum dan pemerasan yg ada instansinya sendiri. karena saya punya pengalaman pahit dengan oknum jaksa2 ini
    Beri Tanggapan Laporkan
  • udindagiang » 0 Tanggapan
    Waduh,,,kasihan deh Pemerintah SBY..semakin banyak lawan nya..mulai dari politik..ekonomi..Hukum..tinggal satu harapan lagi yaitu..Aparat Keamanan.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.