SEMARANG - Direktur Utama RSUD dr Kariadi Semarang, dr Hendriyani Selina menyatakan bahwa seluruh biaya operasi dan proses penyembuhan Bilqis akan ditanggung sepenuhnya oleh Kementerian Kesehatan.
"Kami menerima secara iklas kehadiran Bilqis. Dan kami akan merawat dengan segenap kemampuan kami," kata dr Hendriyani Selina, di RSUD dr Kariadi, Rabu (3/2/2010).
Sementara itu Ocam Sjamsier, kakek dari Bilqis, mengatakan pihaknya sudah sangat bingung dengan banyaknya biaya operasi Bilqis. "Kami tak mampu," ujar Sjamsier.
Tapi dengan adanya Koin Cinta Bilqis, Sjamsier merasa cukup terbantu.
Namun dia mengatakan bahwa koin itu belum disampaikan pada keluarga.
"Memang ada dari Kementrian Kesehatan datang pada kami yang berbicara soal jamkesmas. Tapi saat itu kami belum tahu sampai sejauh mana,"
katanya.
Bilqis yang menderita saluran empedu yang tidak berkembang secara normal (Atresia Bilier) dibawa ke RSUD Kariadi semarang siang tadi untuk menjalani operasi transplantasi hati.
Bocah yang menderita penyakit langka ini menyedot simpati di mana-mana sehingga muncul sukarelawan yang menggalang dana untuk biaya pengobatan Bilqis, dengan Koin Cinta Bilqis. Hingga hari ini diperkirakan dana yang sudah masuk dari para dermawan mencapai Rp900 juta.
(Fitra Iskandar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.