SURABAYA - Sebanyak 2.000 keping DVD porno dan bajakan di emperan Siola, Jalan Genteng Surabaya, Jawa Timur, disita polisi, saat penggerebekan pedagang kaki lima (PKL). Sontak saja, para pedagang terkejut dan lari berhamburan menyelamatkan diri.
“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa masih beredarnya DVD bajakan maupun porno,” kata AKP Damar Bastiar, selaku Kapolsek Genteng kepada wartawan di sela-sela penggerebekan di sekitar Siola, Jalan Genteng Surabaya, Selasa (9/2/2010).
Saat penggerebekan yang dilakukan Polsek Genteng dan Satpol PP Kecamatan Genteng berlangsung, PKL membiarkan dagangan dan lebih mengutamakan keselamatan dirinya.
Meski tidak ada penjualnya, polisi tetap mengangkut ribuan keping DVD bajakan, seperti film anak-anak Ipin-Upin, lagu-lagu, serta film, yang tertata di bedak. Tidak hanya itu, DVD porno yang disimpan di kotak juga disita.
Damar mamaparkan, dari hasil sementara, ribuan keping DVD bajakan disita dari delapan kios. Sedangkan DVD porno itu disita dari lima kios.
Pedagang tersebut bisa dijerat tentang Undang-Undang HAKI maupun Undang-Undang Pornografi. “Barang bukti itu kita sita. Kita masih mengembangkan untuk mencari siapa penjualnya maupun pengedarnya,” imbuh Damar.
(mbs)