Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerkosa 3 Anak Tiri Jalani Tes Kejiwaan

Kastolani , Jurnalis-Rabu, 10 Februari 2010 |23:01 WIB
Pemerkosa 3 Anak Tiri Jalani Tes Kejiwaan
A
A
A

BREBES - Tersangka pencabulan terhadap tiga anak tiri, Rudi (53), masih diperiksa intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Brebes.

Pemeriksaan ini dilakukan guna mengetahui motif utama tersangka yang tega mencabuli dan memerkosa tiga anak tirinya yang masih di bawah umur.
 
“Tersangka masih kita periksa. Kita dalami lagi kasus ini kenapa tersangka tega mencabuli dan memerkosa tiga anak tirinya,” kata Kasatreskrim Polres Brebes AKP Sugeng, Rabu (10/2/2010).
 
Menurut dia, pemeriksaan ini untuk mengorek keterangan tersangka karena selama ini keterangan yang disampaikan ke penyidik masih berbeda dengan keterangan saksi korban. Pihaknya juga berencana mengundang psikiater sebagai saksi ahli untuk mengungkap motif perbuatan tersebut serta mengetes kejiwaan tersangka.
 
“Kita tunggu hasil perkembangan penyidik. Kalau keterangan yang disampaikan tersangka masih berbeda-beda kita undang psikiater sekaligus untuk cek kejiwaan tersangka,” ujarnya.
 
Sebelumnya diberitakan, Rudi warga Dukuh Kedungkandri Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes tega mencabuli dan memerkosa tiga anak tirinya sekaligus yang masih di bawah umur. Rudi yang sudah beristri lima kali ini ditangkap Satreskrim Polres Brebes, kemarin.
 
Akibat perbuatannya, tiga anak tiri kini menderita trauma yang cukup berat. Mereka yakni, Sw (13), To (11), dan Pm (9). Tiga bocah itu merupakan anak dari Titi Wahyuningsih,30, istri ke lima tersangka yang berprofesi sebagai penambang pasir.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement