JAKARTA - Kedatangan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama ke Indonesia pertengahan bulan ini terus menjadi perhatian keamanan. Agar tidak terjadi overlapping tugas, TNI dan Polri membagi tugas.
“Pengamanan akan ditangani oleh TNI, sedangan Polri membantu di ring 2 dan ring 3 terutama rute perjalanan,” kata Panglima TNI Djoko Suyanto usai melakukan latihan gabungan di Monas, Jakarta, Kamis (11/3/2010).
Dia menjelaskan, berdasarkan analisa dari intelijen memang ada kerawanan saat kedatangan orang nomor satu di negeri Paman Sam itu. “Namun kita terus melakukan antisipasi antara TNI dan Polri,” tegasnya.
Atas data tersebut, TNI telah melakukan sterilisasi di sejumlah wilayah di Indonesia. “Kita tidak bisa menyebutkan, cuma kita mengantisipasi semua,” paparnya.
Sebelumnya, Polisi dalam waktu sepekan ini melumpuhkan sekira 21 orang yang diduga sebagai teroris. Bahkan satu di antaranya dikenal sebagai gembong teroris yang dicari seluruh dunia, Dulmatin alias Joko Pitono.
Namun dalam penggerebekan tersebut, tiga orang dari pihak Kepolisian menjadi korban. Kapolri Jenderal Pol Sutanto memastikan, akan menjamin anak korban dari pihan Densus 88 hingga kuliah.
(kem)