Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bakal Ada Perlawanan Teroris

Amalia , Jurnalis-Sabtu, 13 Maret 2010 |14:22 WIB
Bakal Ada Perlawanan Teroris
Genangan darah teroris yang tewas dalam penggerebekan Densus 88 di TKP Gang Asem, Pamulang, Tangerang. (Foto: Prasetyo Prayogo/okezone)
A
A
A

JAKARTA - Tewasnya gembong teroris Dulmatin bersama dua pengawalnya, diperkirakan tidak akan menyurutkan semangat para anggota teroris yang tersisa. Sebaliknya, akan membangkitkan perlawanan.

"Bakal ada perlawanan massal. Tidak menutup kemungkinan teroris akan melakukan perlawanan," ucap mantan aktivis gerakan Islam Umar Abduh usai diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/3/2010).

Kebijakan Polri yang selalu melakukan tembak terhadap para teroris menguatkan doktrin Jihad mereka. "Menurut teroris, jika ada teman-teman mereka mati, mereka malah bangga. Mereka siap menggantikannya," ujarnya lagi.

"Sekarang sudah frontal, karena kebijakan pembunuhan yang dilakukan oleh Polri. Mereka malah bangga jika tewas," ujar pria yang pernah membajak pesawat Woyla pada tahun 1981 silam ini.

Umar memperkirakan yang akan meneruskan perjuangan Dulmatin berasal dari sel lain, yakni sel NII atau kelompoknya Abu Jaja alias Akdam. Jaja sendiri merupakan kelompok Azahari yang sempat tertangkap oleh Polri dalam kasus kasus Bom Kuningan di depan Kedubes Australia yang terjadi 9 September 2004.

Namun kemudian dilepaskan lagi, karena tidak masuk dalam daftar pencarian orang. Dalam jaringannya, Jaja berperan sebagai pencari dana.

(Hariyanto Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement