BOGOR - Pengobatan gratis sepertinya sangat berguna bagi warga kurang mampu. Di Kota Bogor, sekira seribu warga miskin mengikuti pengobatan gratis, bahkan tiga di antaranya merupakan pasien yang pernah ditolak rumah sakit.
Sekira seribu warga miskin dari tiga kelurahan di Kota Bogor berbondong-bondong mendatangi tempat pengobatan gratis, di Bogor Nirwana Resident, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat siang tadi.
Ribuan warga miskin itu sangat antusias untuk mendapatkan berbagai macam pengobatan gratis, yang diselenggarakan pihak Bogor Nirwana Residen. Bahkan panitia juga langsung melakukan operasi kecil, jika ada pasien yang harus segera dioperasi.
Ironisnya, di antara mereka ternyata pernah mendapat penolakan dari pihak rumah sakit. Salah satunya Siti. Dia pernah ditolak rumah sakit saat hendak mengobati penyakit penimbulan daging di bagian telinga.
Siti berharap dengan kedatangannya ke pengobatan tersebut, daging tumbuh yang ada di telinga dan lehernya bisa di operasi.
“Waktu itu saya ditolak saat melakukan pemeriksaan kesehatan. Tanpa ada alasan tertentu, rumah sakit menolak alasannya karena peralatan operasi tidak memadai,” kata Siti, Minggu (14/3/2010).
Sementara itu, menurut panitia pengobatan gratis tersebut, Mukhsin Mulehel, pengobatan gratis akhir-akhir ini menjadi pengobatan alternatif bagi warga miskin yang tidak memiliki uang untuk berobat ke rumah sakit atau dokter.
“Bagaimana tidak senang, hanya bermodalkan jalan kaki warga bisa mendapat pelayanan kesehatan dan mendapatkan obat yang diinginkannya,” kata Mukhsin.
Bagi Husen, warga setempat, dirinya dan warga lainnya berharap pengobatan seperti ini rutin dilaksanakan.
Mendengar hal ini, pihak Bogor Nirwana Residen berjanji akan melakukan acara pengobatan rutin tersebut secara rutin.
(Endang Gunawan/Global/lsi)