DEPOK - Menjelang Pilkada Depok 2010, putra ketiga tokoh Betawi Benyamin Sueb, Biem Benyamin sudah melamar ke sejumlah partai besar seperti Partai Demokrat dan Partai Golkar.
Bahkan Biem mengaku sudah melakukan komunikasi politik dengan Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), untuk siap maju dalam Pilkada Depok yang akan digelar, baik sebagai calon wali kota maupun calon wakil wali kota.
Bahkan Biem tak ragu-ragu memanfaatkan momen 15 tahun hari ulang tahun Benyamin Suaeb sebagai ajang mengusung jargon, salah satunya dengan berjanji akan memajukan kebudayaan daerah bila terpilih dalam Pilkada.
Pelestarian budaya daerah, kata Biem, adalah tanggung jawab setiap Pemerintah Daerah tak terkecuali Depok yang dinilainya kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Kota saat ini.
“Pilar kemajuan berasal dari budaya, kalau tak ada budaya kan sepi, apalagi Depok ini unik, yang banyak masyarakat Betawi tapi wilayah di Jawa Barat. Jadi pasti akulturasi budaya terjadi, biarkan saja berjalan sendiri secara natural jangan setiap wilayah tarik-menarik. Kalau saya diridhoi dan didukung untuk maju saya siap majukan budaya di Depok,” ujarnya kepada wartawan di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu (14/3/2010).
Namun Biem membantah acara haul ayahnya dijadikan sebagai ajang kampanye Pilkada Depok, melainkan murni acara kebudayaan dan pemberian Benyamin Award kepada tokoh masyarakat yang peduli dengan budaya Betawi.
Biem menilai, pemimpin yang akan terpilih dalam Pilkada Depok nanti harus berasal dari Depok dan mengerti tentang Depok.
“Sebenarnya pemimpin siapa saja, yang penting dipercaya dan mampu memimpin Depok, syukur-syukur orang Depok asli, akan lebih baik karena dia paham tentang Depok,” jelasnya.
Biem mengaku belum memikirkan pasangannya dalam pertarungan di Pilkada Depok dan masih menunggu hasil keputusan pilihan partai yang dilamarnya. Biem berharap, dia dapat diusung oleh partai politik bukan melalui jalur independen dengan alasan mesin politik yang lebih kuat.
“Satu mesinnya, yang kedua keseimbangan di legislatif akan lebih baik dan lebih kuat. Nggak masalah D1 atau D2 yang penting bisa berikan sesuatu bagi mayarakat,” tegasnya.
KPU Kota Depok menjadwalkan tahapan awal Pilkada pada Juni 2010 mendatang. Pemerintah Kota juga sudah mengalokasikan anggaran hingga Rp33 miliar untuk pesta demokrasi tersebut.
(Lusi Catur Mahgriefie)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.