getting time...

Usai Nyepi, Perkantoran di Bali Masih Tutup

Rohmat - Okezone
Rabu, 17 Maret 2010 11:27 wib
ist
ist

DENPASAR - Memasuki "ngembak geni" atau sehari setelah Nyepi Tahun Baru Saka 1932, pelayanan publik seperti kantor pemerintahan dan swasta masih tutup dan baru beroperasi kembali Kamis 18 Maret besok.  
 
Berdasarkan pantauan okezone, sejumlah kantor instansi Pemerintah Kota Denpasar dan Pemkab Badung, semua pintu tertutup, terkunci rapat. "Kami baru besok masuk kerja seperti biasa memberi pelayanan kepada masyarakat," kata Kabag Humas Pemkab Badung Gede Wijaya dihubungi, Rabu (17/03/2010).
 
Wijaya menambahkan, untuk libur Nyepi, semua pegawai di lingkungan pemkab memang diliburkan untuk menghormati perayaan Nyepi kemarin.
 
"Hanya libur dua hari saja, besok semua pegawai sudah masuk kerja seperti biasa," kata Wijaya yang mengaku tengah mendampingi Bupati Badung Anak Agung Gde Agung di Pura Perancak, Kuta Utara.
 
Namun untuk kantor-kantor yang memberi pelayanan 24 jam seperti Dinas Perhubungan, pemadam kebakaran (PMK), dan rumah sakit, petugas memang disiagakan. "Mereka kan bekerja secara shift jadi selalu ada yang standby di kantornya," terang dia.
 
Tidak hanya kantor pemerintahan, beberapa kantor bank seperti BNI, BCA, dan BRI belum beroperasi. Pemandangan sebaliknya justru terjadi di pusat perbelanjaan maupun obyek wisata yang ada di Bali. Sehabis merayakan Nyepi, warga memanfaatkan hari libur dengan berwisata ke pantai.
 
"Ya biasanya setelah Nyepi, kami pergi silaturahmi ke sanak saudara, setelah itu jalan-jalan ke pantai," tambah Wijaya, seraya menambahkan objek favorit yang dikunjungi saat hari libur seperti Pantai Kuta, Nusa Dua, dan Tanah Lot.
 
Jalanan di Kota Denpasar yang sehari sebelumnya terlihat sepi dan lengang karena nyepi, kini berangsur normal kembali. Aktivitas perekonomian warga masyarakat seperti di pasar, warung-warung mulai menggeliat meskipun belum seramai seperti hari-hari biasanya.
 
"Meski masih suasana libur, hari ini tetap buka, siapa tahu ada pembeli, " ujar Budi, pemilik toko sandal di Jalan Raya Sempidi, Badung, ditemui terpisah.

(teb)