BANYUMAS - Bagian atap bangunan Madrasah Darul Huda di Desa Glempang, Kecamatan Pekunceng Banyumas, Jawa Tengah Sabtu siang ambruk. Diduga hujan deras disertai angin kencang penyebab ambruknya bangunan tersebut.
Dua ruangan dengan ukuran 8 x 4 meter tersebut bahkan sudah tidak bisa digunakan sama sekali. Kuda-kuda atap bangunan yang rapuh diduga ikut berperan ambruknya atap bangunan itu.
Hingga kini, kondisi madrasah tersebut masih dibiarkan oleh sejumlah pengasuh madrasah, karena belum adanya biaya untuk menyingkirkan sisa-sisa material yang ambruk.
Menurut Kholis (26), pengasuh Madrasah Darul Huda mengatakan, saat itu ia dan santrinya sedang memindahkan meja dan kursi dari ruangan yang ambruk ini. Beruntung, saat semua meja kursi selesai dipindahkan, tiba-tiba atap ambruk. Tak ada korban luka dalam peristiwa ini.
“Saat itu saya dan santri-santri sedang mengeluarkan meja kursi karena kondisi ruang sudah rapuh. Saat sudah selesai, tiba-tiba atap runtuh,” ujar Kholis, Sabtu (5/6/2010).
Sementara kegiatan belajar mengajar santri madrasah terpaksa dilakukan di sebelah ruang yang ambruk ini. Kegiatan belajar mengajar juga dilakukan secara bergantian karena hanya tersisa satu ruangan saja.
Madrasah Darul Huda ini sendiri terakhir direhab pada tahun 1985. Hingga madrasah ini ambruk, belum pernah dilakukan renovasi sekalipun sehingga banyak bagian kuda-kuda kayu yang rapuh.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.