YOGYAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin hingga pukul 23.00 WIB tadi malam masih memimpin perolehan suara pada pemilihan anggota PP Muhammadiyah periode 2010-2015.
Din Syamsuddin mengantongi 1.114 suara disusul pada urutan kedua Muhammad Muqoddas dengan 961 suara. Kemudian di tempat ketiga A Malik Fajar dengan 902 suara, Ahmad Dahlan Rais 873 suara, dan Haidar Nashir 843 suara. Di posisi kelima ditempati tokoh muda Muhammadiyah Abdul Mu’ti yang meraih 810 suara mengalahkan Yunahar Ilyas yang berada di posisi enam dengan 773 suara.
“Sejak zaman AR Fachrudin pada 1968, peraih suara terbanyak adalah yang menjadi ketua umum,” tegas Penasihat PP Muhammadiyah Syafii Ma’arif di Yogyakarta, tadi malam. Syafii menilai, hasil perolehan suara dalam pemilihan anggota PP Muhammadiyah periode 2010 – 2015 ini merupakan manifestasi dari ketua umum sebelumnya yang lebih terkenal dibandingkan calon lain.
Para muktamirin, ujarnya, biasanya hanya mengenal calon-calon dari penjelasan dan keterangan incumbent tanpa diberikan informasi yang lengkap mengenai calon lain.
“Pemilih tidak mendalam, informasi mereka tidak utuh. Makanya, hasilnya dengan tanwir berbeda,” katanya. Sebelumnya,dalam sidang tanwir pra Muktamar Muhammadiyah, Haidar Nashir lebih unggul dibanding Din Syamsuddin dengan rasio dua suara.
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini meminta agar Muhammadiyah menjalankan nilai-nilai kultural secara murni tanpa alergi politik. “Tidak seperti sebelumnya yang ketua umumnya sering bermain-main dalam politik. Muhammadiyah boleh kritik kepada pemerintah, tapi jangan membuat ketegangan yang tidak perlu,” tandasnya.
Sementara itu, suasana pemilihan anggota PP Muhammadiyah di Gedung Sportorium UMY berlangsung lancar.
Anggota muktamar yang berjumlah 2.223 orang memberikan hak suaranya di 40 bilik yang disediakan panitia. Seharusnya, jumlah anggota muktamar yang memilih adalah 2.388 orang. Namun, ada daerah yang tidak mengirimkan sesuai kuota yang diberikan. Ketua PP Muhammadiyah Abdul Malik Fajar mendapatkan nomor urut 2 dalam pemungutan suara.
Kemudian disusul mantan Rektor UIN Sunan Kalijaga Abdul Munir Mulkan yang berada di nomor urut 4 dan Sekretaris Dikdasmen PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti di urutan ke 5. Terlihat juga mantan Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo di urutan 12, Wakil Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah Chairil Anwar di nomor urut 13. Sementara tiga kandidat kuat Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Haidar Nashir, dan Yunahar Ilyas masing-masing di nomor urut 15,18,dan 37.
Pemungutan suara berlangsung cukup lama. Maklum, masingmasing anggota muktamar yang terdiri dari anggota pimpinan pusat, wilayah, daerah, dan organisasi otonom harus memilih 13 nama dari 39 calon tetap anggota PP Muhammadiyah periode 2010- 2015.
Mereka menuliskan di atas kertas suara yang disediakan panitia dan memasukkannya ke kotak suara dari kaca transparan. Meski pemungutan suara selesai sekitar pukul 15.00 WIB, namun panitia tidak langsung melakukan penghitungan.
Penghitungan baru dilaksanakan pukul 19.30 WIB yang dimulai dengan memberi tanda nomor pada kartu suara kemudian dientri secara manual ke 10 komputer. Entri data kemudian disimpan di satu server dan dipaparkan kepada masyarakat umum.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.