getting time...

RI Tuan Rumah Dialog Antar Peradaban Asia Pasifik

Selasa, 7 September 2010 13:35 wib
(Foto: Koran SI)
(Foto: Koran SI)

JAKARTA- Indonesia terpilih sebagai tuan rumah festival perdamaian global (Global Peace Festival-GPF) Asia Pacific 2010. Acara ini akan dilangsungkan di Gelora Bung Karno Jakarta pada 15-18 Oktober mendatang.

Dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah festival ini karena majemuk dalam suku, ras, agama, warna kulit, dan lain sebagainya. Kendati demikian, tetap tetap dapat hidup damai.

”Maka penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah, kami yakini sangatlah tepat,” ujar Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj di Jakarta, Selasa (7/9/2010).

Dalam kegiatan ini akan melibatkan tokoh-tokoh agama dan kepercayaan yang mencapai 400 peserta dari dalam dan luar negeri. Tujuannya untuk menciptakan kedamaian dalam keluarga, bermasyarakat, bernegara dan berbangsa.

PBNU, kata Said Aqil, sangat menyadari bahwa perdamaian yang diawali dari keluarga adalah tonggak penting dalam menumbuhkan nilai luhur kehidupan yang berdasarkan ke-Tuhanan.

Dengan nilai-nilai kehidupan ini, katanya, mampu mempersatukan keberagaman dalam segala aspeknya. Di mana keberagaman tersebut pada giliranya memberi warna kehidupan bagi setiap bangsa jauh terasa lebih indah dan damai. Oleh karenanya paradigma dan kerja luhur tersebut sudah selayaknya kita dukung, jaga dan menjadi tanggungjawab bersama.

Selaku Ketua Umum PBNU, dirinya mengajak seluruh elemen bangsa untuk turut serta menyukseskan acara GPF Asia Pasific 2010 ini. ”Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa bangsa kita adalah bangsa besar dengan penduduk yang besar dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta menghormati peradaban dunia,” tegas Said Aqil.
(Sudarsono/Koran SI/ful)