Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

DPRD DKI Desak Foke Segera Lantik Setwan Baru

Maria Ulfa Eleven Safa , Jurnalis-Selasa, 07 September 2010 |14:21 WIB
DPRD DKI Desak Foke Segera Lantik Setwan Baru
Fauzi Bowo (Foto: Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mendesak Gubernur Fauzi Bowo agar segera melantik sekretaris dewan (setwan) setempat.

Sebab, banyak urusan terutama yang menyangkut masalah anggaran seperti gaji pegawai dan operasional lainnya, terbengkalai lantaran sekretaris dewan yang baru belum kunjung dilantik.

Desakan tersebut disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta Ferial Sofyan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (8/9/2010). Menurut Ferial, sebagai Plh, tugas Hermanto hanya sebatas pelaksana dan tak bisa mengambil kebijakan strategis seperti mencairkan anggaran.

Untuk bisa mencairkan anggaran harus ditandatangani oleh Sekretaris DPRD Sarwo Edhi yang kini ditahan Kejaksaan Agung. "Kondisi ini sangat menganggu kinerja Sekretariat dalam menopang aktivitas anggota DPRD DKI. Kami sudah berusaha maksimal agar kekosongan pejabat definitif tersebut tak mengganggu kinerja. Namun, upaya tersebut tak berhasil," paparnya.

Ferial mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat kepada Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo agar segera melantik Plh Setwan Hermanto sebagai Setwan. Sebab selama Setwan belum dilantik, DPRD DKI terpaksa membawa seluruh kegiatan program pengeluaran anggaran, termasuk gaji anggota dewan dan staf ke ruang tahanan Sarwo Edhie.

Kebutuhan terhadap Setwan baru sangat diperlukan karena anggaran yang dikeluarkan tidaklah kecil, melainkan dalam jumlah yang sangat besar. Lagi pula sungguh tidak etis, keberadaan pengeluaran anggaran keuangan DPRD DKI dikelola dari balik penjara.

Meski begitu, pihaknya tidak memberikan batasan waktu kepada Fauzi Bowo mengenai pelantikan Setwan DPRD DKI Jakarta itu. "Kami hanya meminta masalah ini jadi prioritas," imbuhnya.

Terkait sosok yang tepat untuk menempati jabatan tersebut, Ferial menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Fauzi Bowo.Hanya saja seluruh pimpinan dewan sudah menyatakan setuju jika posisi tersebut diisi Hermanto. Sebab kinerja Hermanto selama menjabat Plh Sekretaris DPRD cukup baik.

"Selama ini beliau bisa bekerjasama dengan baik dalam menunjang aktivitas anggota DPRD DKI Jakarta," tandasnya.

Untuk diketahui, Setwan DPRD DKI Jakarta Sarwo Edhie menjadi tahanan Kejaksaan Agung karena masalah korupsi kajian fiktif yang merugikan keuangan negara sebesar Rp25,4 miliar.

Sebagai gantinya, Kepala Bagian Keuangan DPRD DKI Jakarta Hermanto menjadi Pejabat Pelaksana Harian (Plh) untuk mengambil alih tugas-tugas Setwan DPRD DKI Jakarta. Hanya saja, yang menjadi persoalan, Plh Hermanto tidak bisa mengambil kebijakan-kebijakan strategis dan menandatangani pengeluaran anggaran untuk kebutuhan dan program DPRD DKI beserta staf di jajarannya.

Sarwo Edhi terjerat kasus pengadaan jasa kajian peningkatan kapasitas lembaga DPRD DKI Jakarta tahun 2008. Pada perjalanannya, proyek tersebut ternyata fiktif belaka, tidak dikerjakan secara serius. Sarwo Edhi dijerat karena dinilai terlibat dan bertanggungjawab pada kasus tersebut.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement