JAKARTA - Dari pengembangan hasil penyelidikan terkait sejumlah aksi teroris di Sumatera Utara, Aceh, Bandar Lampung, dan Bandung, narapidana Toni Togar atau Indrawarman diketahui sebagai pengendali kegiatan tersebut.
“Yang bersangkutan sebagai pimpinan, Toni Togar adalah yang menyiapkan strategi kegiatan selama di Medan yang tak terlepas dari rangkaian di Aceh, Bandung, Lampung,” ucap Kapolri Jendral Pol. Bambang Hendarso Danuri saat menggelar jumpa pers di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No 1, Jakarta Selatan, Senin (25/10/2010).
Toni Togar, lanjut BHD, adalah amir kelompok mujahidin Indonesia yang mengendalikan semua rangkaian aksi dari dalam penjara di Medan.
“Nanti akan ada penjelasan dari Kapolri baru Timur Pradopo yang akan datang. Dari rangkaian kegiatan-kegiatan perampokan CIMB Niaga itu semua kegiatan teror jaringannya seperti yang sudah saya sampaikan,” ujarnya.
Dia, sambungnya, memiliki pelatihan militer di akademi Jamaah Islamiyah di Afganistan pada 1995.
“Terlibat peledakan di gereja-gereja di Pekan Baru, malam Natal tahun 2000 di bawah koordinasi Hambali tokoh senior Jamaah Islamiyah. Kemudian 2003 terlibat perampokan Bank Lippo di Medan. Merencanakan perampokan Bank Lippo 2003 sebelum peledakan JW Mariot 2003 bersama Nurdin dan Dr Azhari,” jelas BHD.
BHD menambahkan pada 11 Juni 2003 dia dijatuhi hukuman 20 tahun di lembaga pemasyarakatan di Siantar. “Hari ini kita koordinasi dengan Menkum HAM untuk dibawa ke Jakarta,” ujarnya.
(Lusi Catur Mahgriefie)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.