tragedi sukhoi

Makanan Asal Jepang di Indonesia Aman Dikonsumsi

K. Yudha Wirakusuma - Okezone
Kamis, 24 Maret 2011 20:20 wib
Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih (Foto: Dok Okezone)
Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA -  Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih memastikan makanan asal Jepang yang beredar di Indonesia saat ini aman dari radiasi nuklir.

“Untuk pangan terbagi dua, olahan dan segar. Untuk olahan sudah dikeluarkan edaran, pangan sebelum 11 Maret aman. Dan memang data terakhir makanan pangan olahan di Indonesia tanggal 9 maret. Tiba di Indonesia pada 18 maret. Saudara-saudara bisa menyakinkan pangan olahan Jepang yang sekarang ada di pasaran terdaftar di badan POM, itu aman,” ujar Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih di Istana, Kamis (24/3/2011).

“Pangan dari Jepang, bakery, mie, bihun, saus, kembang gula, bumbu, makanan ringan, snack, kecap, dan bahan tambahan pangan, sampai sekarang sekali lagi belum ada yang dikapalkan sesudah 11 Maret.”

Lantas bagaimana dengan makanan olahan yang dikapalkan sesudah 11 Maret? “Itu diminta untuk melengkapi sertifikat bebas radiasi dan kontaminasi zat radioaktif dari otorita berwenang di Jepang,” jawabnya.

Adapun untuk makanan segar, Menkes menjelaskan prosedurnya sama. Semua yang masuk sesudah tanggal 11 Maret harus ada surat sertifikasi bebas radiasi. “Mungkin sudah ada yang terlanjur masuk dan berada di karantina. Ini akan di lakukan check sampling oleh Batan untuk zat radioaktif dan nasib tergantung dari tes apakah aman atau harus dimusnahkan,” terangnya.
(ful)