JAKARTA- Mantan Direktur Utama merpati Airlines, Hotasi Nababan menyatakan jika pesawat MA-60 produksi Xian Aircraft asal China menurutnya layak untuk terbang.
"Pesawat MA-60 sangat sangat laik untuk terbang," ungkap Hotasi saat ditemui dalam acara Seminar kebangkitan Dirgantara Indonesia di Sekretariat Ikatan Alumni (IA) ITB, Jakarta, Rabu (25/5/2011).
Dijelaskannya, dulu saat China menawarkan pesawat tersebut, direksi Merpati yang saat itu menjabat juga merasa cemas. Reaksi kecemasan tersebut digambarkannya sama seperti reaksi publik saat ini akan pesawat MA-60 tersebut.
"Reaksi publik terkait dengan MA-60 saat ini sama dengan reaksi direksi saat itu tahun itu. Saya bisa mengerti hati publik," jelasnya.
Namun, semua kecemasan itu hilang tatkala Merpati mengirim beberapa pilot untuk dikirim ke China. Pilot-pilot tersebut melakukan pengujian terhadap pesawat tersebut.
"Dilihat yang bikin komponennya Barat, kemudian kita kirim pilot untuk dikirim ke sana untuk mengetes. Dan mereka bilang, the aircraft its very interesting," pungkasnya.
Seperti yang diketahui, masalah pesawat MA-60 asal China hingga saat ini masih menjadi perdebatan. Perdebatan tersebut semakin mecuat tatkala pesawat tersebut mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu di perairan Kaimana, Papua.(ugo)
(M Budi Santosa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.