tragedi sukhoi

Antisipasi Gempa Sumbar, Jalur Evakuasi Disiapkan

Rus Akbar - Okezone
Rabu, 1 Juni 2011 13:34 wib
Ilustrasi gempa Padang, Sumbar. (Foto: Reuters)
Ilustrasi gempa Padang, Sumbar. (Foto: Reuters)

PADANG- Patahan Sumatera sudah mulai aktif, ancaman gempa bumi di Sumatera Barat mungkin di depan mata, namun hal ini sudah diantisipasi pemerintah setempat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, sudah melakukan pembenahan sejak gempa besar pada 2009 lalu, terutama jalur evakuasi dan lokasi saat terjadi bencana.

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Solok, Abdul Manan, lokasi evakuasi sudah ada saat gempa 2007 termasuk lokasi pengungsian.

“Walaupun masyarakat di daerah itu sudah mengetahui tempat-tempat yang telah ditetapkan sebagai lokasi-lokasi penampungan pengungsi tersebut, namun kami juga berencana untuk segera membuat titik-titik jalur evakuasi yang aman,” ujar Abdul Manan, Rabu (1/6/2011).

Saat ini, lanjut Manan, terdapat tiga titik pengungsian yaitu di Kecamatan Kubung, Kecamatan Danau Kembar, dan Kecamatan Payung Sekaki. Rencananya akan dibangun lokasi baru lagi untuk lokasi pengungsian.

Manan mengimbau warga segera keluar rumah jika terjadi gempa. Ini untuk mengantisipasi jatuhnya korban karena terjebak atau terkubur dalam reruntuhan bangunan.

“Tidak perlu lari karena lokasi kawasan ini tidak ada tsunami yang jelas menjahui tebing,” ucapnya.

Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir Sumatera Barat digoyang beberapa kali gempa.

Gempa terbaru berkekuatan 4,5 SR berlokasi di 5 kilometer tenggara Muaralabuh dengan kedalaman 10 kilometer. Getaran gempa dirasakan II hingga III MMI di Solok Selatan dan Kabupaten Solok, bahkan juga dirasakan di Kota Padang.

Dari hasil penelitian tim sembilan yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, segmen Suliti, Solok Selatan, bisa berpotensi gempa dengan kekuatan 7,2 SR.
 
“Setiap tahun pergerakan patahan di sana 23 sentimeter,” kata Ketua Ikatan Geologi Indonesia Sumbar Ade Edwar.

Selain Solok Selatan, di segmen Sumpur juga terdapat jalur yang kerap digoyang gempa. Menurut Ade, jika terjadi gempa berkekuatan 6 SR saja maka dampaknya akan sangat merusak.

Patahan Sumpur berada di sekitar Panti dan Rao Pasaman, Sumatera Barat.

Jika terjadi gempa di darat ada empat gunung api yang aktif di wilayah Sumatera Barat yakni Gunung Talamau di Pasaman Barat, Marapi di Batu Sangkar, Tandikek di Agam, dan Talang di Solok.

(ton)

Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.