CIAMIS - Gelombang tinggi pantai Pangandaran, Jawa Barat, kembali memakan korban, Eros Supriadi (30) pengunjung asal Dusun Gumelar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah ditemukan tewas setelah hilang sejak Rabu malam.
Korban pertama kali ditemukan Tikno (38), seorang nelayan setempat yang tengah mencari ikan di perairan Pantai Barat Pangandaran. Temuan itu langsung dilaporkan kepada Tim Bala Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pantai Pangandaran.
“Saat ditemukan, jasad Eros dalam keadaan terapung di laut lepas tidak jauh dari bibir pantai atau sekitar 400 meter dari daratan,” kata Tikno, Jumat (5/8/2011).
Jasad korban selanjutnya dievakuasi mengunakan perahu nelayan milik Ratim. Menurut Tikno, dia tidak menyangka jika benda yang terapung merupakan jasad manusia, karena sebelumnya dia mengira bangkai ikan. “Karena penasaran, saya mencoba melihat benda itu dari jarak lebih dekat. Ternyata benar saja, dugaan saya benda itu jasad manusia,” tambah Tikno.
Ketua Balawista Pangandaran Dodo Taryana menjelaskan, korban ditemukan sekira 2.000 meter dari lokasi kejadian atau 400 meter dari bibir pantai. Menurut Dodo, seperti diterangkan istrinya, korban meninggal setelah terseret arus di laut lepas Panagndaran, karena memaksakan berenang di pantai dalam kondisi badan tidak prima.
Menurut Dodo, saat ini kondisi ombak di sepanjang Pantai Selatan memang sedang dilanda gelombang tinggi. “Setiap pengunjung ramai, kami sedikitnya mengerahkan 30 personel Balawista, ditambah tiga kendaraan darat dan empat kendaraan laut. Namun, kalau berenang di zona berbahaya, kadang tidak terpantau,” tandas Dodo.
Eros dilaporkan terseret gelombang ketika sedang berenang di kawasan Boulevard Pangandaran. Peristiwa itu, sempat disaksikan Istri dan anaknya. Semula wisatawan lain tidak mengira, korban terseret arus karena saat menjauh dari pantai tidak berteriak meminta pertolongan. Musibah baru disadari, setelah korban seketika lenyap dari pandangan ditelan ombak dan akhirnya ditemukan dalam keadaan tewas.
(Ujang Marmuksinudin/Koran SI/ded)