JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku tidak merasa dalam kondisi terpuruk menyusul hasil survei yang dirilis lembaga Jaringan Suara Indonesia (JSI). Survei itu menyebut ) kejaksaan adalah lembaga penegak hukum yang paling tidak memuaskan publik.
"Saya tidak merasa terpuruk karena langkah perbaikan reformasi birokrasi sudah dilakukan. Perbaikan mulai dari kelembagaan, tata laksananya, standar operation procedur, perbaikan SDM," ujar Wakil Jaksa Agung, Darmono kepada wartawan di kantornya, Rabu (2/11/2011).
Dijelaskannya, jika apa yang telah dilakukan Kejagung selama ini belum dinilai sebagai perbaikan maksimal, maka itulah merupakan tantangan bagi korps Adhyaksa.
"Kita terima kalau ada masyarakat menilai seperti itu. Terima dalam arti kita melakukan koreksi ke depan," katanya.
Saat ditanya apa saja yang sudah dilakukan Kejaksaan hingga akhir tahun ini, Darmono mengaku pihaknya sudah melakukan upaya perbaikan secara maksimal.
"Sebenarnya apa yang kita lakukan perbaikan maksimal. Termasuk perbaikan integritas. Tapi kalau masyarakat menilai belum maksimal kinerja kita. Kita terima itu bagian dari koreksi, supporting dan kecintaan masyrakat bahwa kita masih ada harapan ke depan," pungkasnya.
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.