JAKARTA - Ratusan warga yang masih bertahan di pelataran Masjid Istiqlal merasa geram dengan adanya prilaku sejumlah orang yang mengantre berkali-kali untuk mendapatkan kupon daging kurban.
Menurut prosedur yang ditetapkan panitia, warga yang telah mendapat bungkusan daging kurban mencelupkan jarinya pada tinta sebagaimana dalam teknis pencoblosan pemilu. Hal ini ditujukan agar tidak ada yang mendapatkan jatah dobel.
Namun pada prakteknya, banyak warga yang mengaku mendapati orang yang mengantre sampai berkali-kali. "Jarinya dicuci pakai Sari Puspa (lotion). Abis itu ngantre lagi," kata seorang warga yang masih bertahan di masjid Istiqlal, Senin (7/11/2011).
Asih mengeluhkan, akibat adanya praktek-praktek semacam itu banyak orang yang tidak mendapat bagian daging kurban. Padahal, lanjut Asih, ia dan rombongannya telah tiba di masjid sejak dini hari tadi. "Subuh-subuh saya sudah sampai di sini. Tapi tetap gak kebagian juga," keluhnya.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.