JAKARTA – Keberanian Tiurma Tampubolon (65), seorang nenek melawan penjahat patut diacungi jempol. Namun naas menimpanya. Setelah duel dengan penjambret, nenek itu tewas mengenaskan.
Korban yang merupakan warga Komplek Taman Alfa Indah A2 nomor 17, Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, tewas dengan luka kepala pecah.
Korban tewas setelah berusaha mempertahankan tasnya saat dijambret oleh bandit jalanan, saat melintas di depan pom bensin Shell di Jalan Pos Pengumben, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sore tadi.
Menurut penuturan tukang ojek yang ditumpangi korban, Hendra (26), bermula korban menumpang di persimpangan Komplek Taman Alfa Indah dan berencana hendak pergi ke Rawa Belong, Palmerah untuk belanja.
Ditengah perjalanan, pejambret merampas tas milik nenek itu. Tidak tinggal diam, nenek itu berusaha mempertahankan tasnya. Aksi tarik menarik tak terelakan. Bahkan, nenek itu berusaha melawan penjambret itu.
Namun, karena kalah fisik, korban terjatuh ke aspal dan kepalanya membentur aspal, hingga mengeluarkan darah segar. Pejambret kabur dengan tas barang rampasannya.
“Nenek itu duduknya menyamping, sepertinya dia terjatuh, karena tasnya terlepas dan tolakannya begitu kencang,” ucap Hendra di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jum'at (30/12/2011)
Hendra mengaku tidak menghafal jenis motor penjambret itu. Sementara, korban mengalami benturan di kepala bagian belakang, lalu Hendra meminta pertolongan warga untuk segera melarikan korban ke RS Medika Permata Hijau.
Kepala Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk Iptu Kasranto mengatakan, jajarannya sampai saat ini masih mendalami tempat kejadian perkara (TKP). Anggota polisi juga tengah mengejar pelaku. “Kami masih menyelidiki, sebagian anggota tengah mencoba mengejar kemungkinan pelakunya,” ucapnya.
(amr)