tragedi sukhoi

Kacau, 'Afriani' Berkicau di Twitter dari Balik Penjara

Fahmi Firdaus - Okezone
Selasa, 24 Januari 2012 02:40 wib
Ilustrasi (Okezone)
Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA - Pascaditahan, Afriani Susanti (29) pengemudi mobil Daihatsu Xenia 'maut' bernomor polisi B 2479 XI yang menewaskan sembilan orang di Gambir, sempat-sempatnya meng-update status dalam akun twitternya. Meski masih diragukan keaslian akun tersebut, 'Afriani' nampak aktif ngoceh dalam akun tersebut.

Bahkan, 'Afriani' membuat akun baru pada Senin 23 Januari 2012 pukul 23.01 WIB dengan nama @SinengAprilia setelah sebelumnya dia memiliki akun twitter dengan nama @SiNengApril.

Pantauan okezone, dalam kicauannya melalui akun twitter @SinengAprilia, sang pemilik akun ini mengungkapkan perasaannya usai ditetapkan menjadi tersangka narkoba dalam insiden maut di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu, 22 Januari lalu.

Dalam kicauannya, 'Afriani' mengakui jika dirinya memang mengonsumsi sabu sesaat sebelum insiden kecelakaan maut terjadi.

Sekilas kejadian itu begitu cepat, memang benar sehari semalam sebelum kejadian aku sempat pesta sabu.. tulis Afriani dalam akun twitternya. Dalam akun tersebut terpantau follower telah mencapai 505 orang. Pada profile picture, wanita bertubuh tambun itu nampak berpose dengan kedua rekannya. Belum diketahui apakah akun twitter tersebut benar milik pengemudi Xenia nahas itu atau tidak.

Seperti diberitakan, mobil Xenia yang dikendarai Afriani Susanti (29) menabrak belasan pejalan kaki. Sembilan orang meninggal akibat kecelakaan tersebut. Polisi sudah menetapkan Afriani sebagai tersangka. Pekerja di production house ini dijerat pasal berlapis yakni Pasal 283 dan Pasal 287 ayat 5 UU Lalu Lintas.

Selain Afrianti, penyidik Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya juga telah menetapkan tiga rekan Afriani sebagai tersangka narkoba. Dengan begitu, semua orang yang ada di dalam mobil Daihatsu Xenia 'maut' B 2479 XI sebagai tersangka narkoba.
(put)

  • sari » 0 Tanggapan
    Manusia g waras
    Beri Tanggapan Laporkan
  • cimot » 0 Tanggapan
    waduh negara macam apa pula ini , udah tahu dipenjara tapi masih bisa twiteran , mau jadi apa negara ini urus kasus aja ngak jelas, dah ketauan pake sabu bikin celaka orang itu mah harusnya hukumnya dia aja suruh diri baru ditabrak ganti gimana rasanya impas kan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • cimot » 0 Tanggapan
    waduh negara macam apa pula ini , udah tahu dipenjara tapi masih bisa twiteran , mau jadi apa negara ini urus kasus aja ngak jelas, dah ketauan pake sabu bikin celaka orang itu mah harusnya hukumnya dia aja suruh diri baru ditabrak ganti gimana rasanya impas kan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • cimot » 0 Tanggapan
    jadi perempuan itu mbok ya yang baik baik ngak yak yakan kalau gw yang jadi kakaknya apriani udah m****s tu gw hajar malumaluin keluarga aja
    Beri Tanggapan Laporkan
  • kay » 0 Tanggapan
    hahaha apakah komentarnya akan sama apabila org dekat yg jadi korban??? bsok2 kalo ada apa2 yg membahayakan org2 dekat dibiarkan aja dan jangan ditolong karna itu merupakan undangan dari Nya untuk kehidupan yg lebih baik dan lebih indah dibandingkan dunia...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.