JAKARTA - Kecelakaan lalu lintas di jalan raya tak jarang disebabkan oleh kelalaian sang pengemudi. Pengemudi yang sedang tidak dalam kesadaran yang baik atau sedang mabuk kerap memicu terjadinya kecelakaan.
Faktor pergaulan dalam lingkungan bisa memperangaruhi seseorang yang kemudian gemar mengonsumsi narkoba ataupun minuman keras (miras) yang memabukkan. Perilaku inilah yang harus semaksimal mungkin dihilangkan dari generasi muda sedini mungkin.
"Saya kira memerangi (narkoba) tidak hanya penindakan karena ini kan soal ekonomi, semakin banyak pengedar narkoba yang ditangkap maka narkoba makin langka, dan harga meningkat, kalau (harga) meningkat maka keuntungan narkoba tinggi," ujar pakar hukum pidana Universitas Parahyangan Agustinus Pohan kepada okezone, Selasa (24/1/2012) malam.
Dia menambahkan, penyebab dari seseorang mengenal dan akhirnya ketergantungan dengan narkoba biasanya kerap didapat melalui kehidupan malam.
"Faktor yang mempengaruhi seseorang menjadi pemakai, harus diteliti lagi. Ketahanan generasi muda kita ini. Apakah juga karena dugem? Dan itu memang yang biasa terjadi," tuturnya.
Meski demikian, perilaku buruk tersebut bisa dieliminir dengan adanya kontrol intensif dari orangtua agar anaknya tidak terjerumus dalam pengaruh negatif kehidupan malam tersebut.
"Kalau itu (dugem) ada (pengaruh) tentu kita tidak bisa serta merta menutup tempat hiburan itu. Pasti orang juga akan mencari alternatif lain. Sekarang bagaimana anak muda melakukan kegiatan di waktu malam yang bernilai positif, peran orangtua juga penting disini," jelasnya
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.