Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lima Tahanan Bentrok Sape Serahkan Diri

Agus Salim , Jurnalis-Minggu, 29 Januari 2012 |20:27 WIB
Lima Tahanan Bentrok Sape Serahkan Diri
Ilustrasi penjara (foto: Ist)
A
A
A

BIMA- Sebanyak lima tahanan bentrok di Pelabuhan Sape, Nusa Tenggara Barat, menyerahkan diri ke Rutan Raba Bima hari ini. Mereka merupakan bagian dari 53 tahanan yang dibebaskan warga.

Mereka adalah mahasiswa yang ditahan terkait aksi pengerusakan fasilitas DPRD Kabupaten Bima saat menggelar aksi solidaritas pasca-bentrokan antara aparat dengan massa di Pelabuhan Sape.

Kelima tahanan yang masih berstatus mahasiswa di Kota Bima itu yakni Muhri, M Landa, Agam, Firhadis, dan Khairul. Jumlah mahasiswa yang ditahan karena pengerusakan Gedung DPRD berjumlah sembilan orang.

Muhri dan M Landa datang menyerahkan diri ke Polres Bima Kota siang ini, sementara tiga rekannya yang lain sudah kembali ke rutan sehari sebelumnya.

Mulyati, salah seorang keluarga tahanan, mengatakan jika anggota keluarganya tidak menyerahkan diri maka persoalannya akan lebih panjang.

Jika adiknya sudah selesai menjalani proses hukum, dia masih punya harapan untuk melanjutkan kuliahnya. Namun sebaliknya, nasib sang Adik tidak akan menentu jika menjadi buronan polisi.

Kepala Rutan Guntur Gunawan menimbau kepada para tahanan yang dikeluarkan paksa oleh massa, agar segera menyerahkan diri secara sukarela.

Guntur berjanji, mereka tetap akan diperlakuklan secar baik jika datang menyerahkan diri.

Sebanyak 53 tahanan kasus pelabuhan sape dikeluarkan paksa oleh massa yang meminta pencabutan SK Bupati Bima nomor 188 tentang penambangan.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement