Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Larangan Salat Jumat, PT APIS Langgar Hak Pekerja

K. Yudha Wirakusuma , Jurnalis-Jum'at, 03 Februari 2012 |07:07 WIB
Larangan Salat Jumat, PT APIS Langgar Hak Pekerja
Ilustrasi demo buruh, demo buruh di Semarang (Foto: Nugroho/okezone)
A
A
A

JAKARTA - Terkait adanya larangan untuk melaksanakan salat Jumat bagi para pekerja PT Asian Profil Indo Steel (APIS), Staf ahli Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), Dita Indah Sari angkat bicara.

Dia meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, untuk mengecek kembali surat pelarangan sholat Jumat tersebut.

"Pertama kalau larangan itu tertulis, ada bukti hitam di atas putih, jelas ini merupakan pelanggaraan hak pekerja. Orang lebaran saja juga di liburkan. Itu tidak beralasan, apalagi berdekatan dengan makan siang dan istirahat," ungkap Dita ketika dihubungi okezone, Jumat (3/2/2012).

Dita juga meminta kepada Disnakertrans Provinsi Jawa Timur untuk memeriksa perusahaan yang bersangkutan, serta bertemu dengan para pekerja untuk menyelesaikan masalah ini hingga tuntas.

"Ini bisa di selesaikan oleh pegawai dan pengawas yang ada di sana. Aparat Disnakertrans harus segera menyelesaikan kasus ini, mungkin dengan cara musyawarah sehingga bisa terkomunikasikan," tegasnya.

Dita optimis masalah ini tidak akan berlarut-larut asalkan menggunakan kepala dingin."Untuk soal ini, pengusaha hanya perlu mencabut surat ini. Selain itu juga meminta maaf kepada pekerja. Kemudian mereka bisa bekerja kembali tanpa harus menunggu proses yang kelamaan." cetusnya.

Sebelumnya serikat buruh yang tergabung dalam FKUI SBSI kota Surabaya mendatangi gedung DPRD Kota Surabaya. Mereka menuntut kepada wakil rakyat untuk mengambil tindakan kepada PT Asian Profil Indo Steel (APIS) yang melarang pekerjanya melakukan salat Jumat. "Pelarangan untuk salat Jumat itu sudah lama, tapi secara tertulisnya pada 12 Januari 2012 lalu," kata Ketua FKUI SBSI Kota Surabaya, Warsono saat aksi di depan gedung DPRD Kota Surabaya, Kamis lalu.(kyw)

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement