JAKARTA- Terdakwa kasus suap Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin, mengancam akan membongkar kasus korupsi lain yang diduga melibatkan ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.
Ancaman Nazar itu bakal dibuktikannya bila Anas berkukuh tidak mengakui keterlibatannya di proyek Wisma Atlet. "Kalau dia tidak ngaku juga terpaksa saya buka kasus yang lain," kata Nazar di persidangan kasus Suap Wisma Atlet, Jumat (3/2/2012).
Selain itu, Nazar menegaskan Partai Demokrat tidak akan hancur jika Ketua Umumnya, Anas Urbaningrum, mengalami kejatuhan. "Jangan seolah-olah kalau Anas jatuh, kiamat bagi Demokrat. Ini kan masalah pribadi Anas," kata bekas Bendahara Umum Partai Demokrat itu di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Jumat, (3/2/2012).
Nazar menuding mantan koleganya itu sebenarnya memiliki banyak kasus yang beraroma korupsi selain Wisma Atlet dan Hambalang. Namun, dia menolak menyebutkannya secara terperinci. "Yang terkait Anas banyak benar. Wong saya hampir setiap hari bareng sama Anas," kata Nazar.
Nazar mengaku sudah bersama Anas sejak 2006 hingga tiga tahun kemudian. Dia berharap Anas bersedia mengakui kesalahannya ke KPK. "Agar menjadi contoh di negeri ini," ungkap Nazar.
(Stefanus Yugo Hindarto)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.