tragedi sukhoi

Ruang Banggar Masih Mahal, BK Ingin IT Rp7,5 M Diganti

Ferdinan - Okezone
Minggu, 5 Februari 2012 08:17 wib
Ruang Sidang Banggar DPR (Foto: Ferdinan/Okezone)
Ruang Sidang Banggar DPR (Foto: Ferdinan/Okezone)

JAKARTA - Meski sudah menghemat Rp5,7 miliar dari penggantian sejumlah barang impor, Badan Kehormatan (BK) DPR menilai ruang Badan Anggaran (Banggar) masih terbilang mahal.

"Nilai proyek yang sekarang menjadi Rp14 miliar masih di luar kepatutan, masih maha;. Karena itu kita kaji lagi untuk melakukan penggantian sistem IT," kata Ketua BK DPR M Prakosa kepada okezone, Sabtu (4/2/2012) malam.

Rencananya, BK kata Prakosa akan melakukan pertemuan lanjutan dengan Setjen DPR dan kontraktor pelaksana proyek. BK akan meminta masukan mengenai rencana penggantian IT. "Ada kritikan IT itu masih kemahalan, kami akan tanya apa barang itu bisa diganti dengan yang standar," imbuhnya.

Menurut dia, BK akan meminta penjelasan konsultan pelaksana proyek terkait usulan penggantian tersebut. Sebab penggantian IT dikhawatirkan akan merusak sistem operasional yang sudah terpasang.

"Kita tanya dulu teknis bagaimana cara mencopot yang terpasang, tapi kita intinya kita ingin menghemat. kalau IT bisa diganti, tentu kita ingin mengganti supaya ruang baru ini tetap sesuai standar yang ada di DPR, tidak mewah," ujar Prakosa.

Kontraktor sendiri telah mengganti sejumlah barang atas rekomendasi BK. Barang yang diganti antara lain kursi anggota dan pimpinan Banggar, lampu di ruang pimpinan dan perangkat audio nir kabel. Peralatan dan perlengkapan ruang Banggar rata-rata merupakan barang impor di antaranya karpet buatan Amerika Serikat Rp900 juta, kursi buatan Jerman Rp24 juta per unit, video wall Rp3 miliar dan lampu impor dari Belanda senilai Rp3 miliar. Seluruh aksesoris ini nilainya mencapai Rp14 miliar dari nilai total proyek Rp20 miliar.

(fer)