DENPASAR- Perhatian publik Bali dihebohkan dengan beredarnya video aksi kekerasan melibatkan tujuh anak baru gede (ABG) terhadap seorang temannya yang diduga dilakukan di Denpasar.
Video yang beredar sejak 5 Februari, baik di Youtube, Blackberry Meseenger (BBM), maupun Facebook, itu berdurasi 5 menit 37 detik.
Dari tayangan tersebut nampak para ABG perempuan menyiksa seorang rekan mereka dengan memukul, menendang, hingga menelanjanginya.
Selama aksi berlangsung ditingkahi umpatan dan kata-kata kasar dengan aksen bahasa Indonesia dan bahasa Bali.
Adegan penyiksaan diawali keributan antara korban dan tujuh pelaku berusia pelajar itu di tempat sepi. Dari pembicaraan diketahui, seorang pelaku menagih utang Rp200 ribu kepada korban.
Puncaknya, pelaku yang mengenakan baju hijau memukul wajah korban sebanyak tiga kali. Rekan pelaku lainnya ikut nimbrung menjambat rambut korban sehingga situasi semakin ramai dan pelaku lainnnya ikut memukuli.
Sadisnya meski sudah merintih kesakitan dan meminta ampun, seorang pelaku mengambil gunting memotong baju dan celana korban hingga terlihat pakaian dalam korban.
Kekerasan ABG ini bukannya dihentikan justru seorang pelaku mengambil gambar sampai akhirnya diungguh di dunia maya. Penganiayan baru terhenti setelah seorang warga memergoki aksi tersebut. Mereka langsung kabur dengan sepeda motor masing-masing.
Seorang warga Denpasar bernama Erwin yang mengaku telah melihat video tersebut langsung mengutuk aksi kekerasan tujuh ABG . "Benar-benar sadis, polisi harus mengusut tuntas siapa pelaku dalam video ini," harapnya.
(kem)