tragedi sukhoi

MUI Sumsel Haramkan Hari Valentine

Deddy Pranata - Okezone
Jum'at, 10 Februari 2012 07:51 wib
Logo MUI
Logo MUI

PALEMBANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengimbau agar masyarakat Muslim tidak ikut-ikutan merayakan Valentine.

Ketua MUI Sumsel Sodikun mengatakan Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang yang biasa dirayakan setiap 14 Februari merupakan kebudayaan Barat dan termasuk salah satu hari raya non-Muslim di Roma, Italia.

Menurutnya, akan lebih baik masyarakat Muslim cukup menghormati dan tidak menjadikan hari spesial apalagi menganggap sebagai hal yang harus diikuti.

"Banyak tradisi dan anjuran yang sesuai dengan tuntunan agama Islam. Lagi pula kasih ayang bisa diberikan kepada siapa saja setiap saat tanpa ada waktu yang menentukan," jelas Sodikun, Jumat (9/2/2012).

Sodikun berharap para orangtua memberikan pemahaman kepada anak-anak mereka untuk tidak terpengaruh pada perayaan semacam Valentine.

Sebaliknya, lebih menekankan pada pendidikan agama yang mengacu pada tuntunan Alquran dan Hadits Nabi, sehingga apa yang dilakukan sesuai kehendak Allah SWT.

"Kita menghormati kebudayaan di luar Islam. Tapi kita juga harus komitmen dan konsisten terhadap ajaran agama kita. Karena itu penting bagi kita untuk memilih kebudayaan yang memang sesuai anjuran agama kita," ujarnya.

Masih kata Sodikun, kasih sayang harus diwujudkan dalam bentuk yang lebih dari sekadar berbagi kado atau hal-hal yang kurang bermanfaat lainnya. Dalam konteks pemuda atau remaja, kasih sayang harus dibangun dengan pondasi akhlak atau moral dan pergaulan yang dihalalkan agama.

"Dalam Islam tidak ada istilah valentine, dan MUI mengharamkan kegiatan seperti ini. Lebih baik isi kegiatan 14 Februari dengan upaya meningkatkan bakti kepada orangtua dan introspeksi diri," tegasnya.  (tri)
(crl)

  • Alfonso » 0 Tanggapan
    Yang jadi masalah dalam perayaan hari valentine kebanyakan menjadi moment melampiaskan nafsu dengan mengatasnamakan kasih sayang. Kalo untuk pasutri malah bagus untuk melanggengkan rumah tangga. Tapi kalo muda mudi tanpa ikatan pernikahan, dikhawatirkan terjerumus ke aksi perzinahan. Hidup adalah pilihan. Tapi akhirat itu pasti ada, hukum Tuhan pasti berlaku, balasan di akhirat cuma ada surga dan neraka. Berhati-hatilah wahai para pemuda harapan bangsa. Merdeka!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • nana » 0 Tanggapan
    yupss.... perayaan valentine sih boleh boleh aja asal jangan ke babblasan aja, kalo masalah moral dan sex bebas saya kira pemicu'nya dari dampak teknologi dan informasi yang mana akses internet yang menjamur sekarang ini dan mudah di akses di rumah maupun warnet sangat mungkin remaja mengakses hal hal negatif termasuk konten/video porno, dan lagi teknologi HP(Bluetoth) sangat sering di gunakan remaja untuk saling berbagi video/photo porno. sebaiknya pemerintah lebih ketat dalam mengawasi akses internet di indonesia ini, sehingga remaja indonesia bisa terbebas dari dampak negatif kemajuan teknologi/internet.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • RADIKA » 0 Tanggapan
    valentine tu bwat agama orang, tapi ini HAM semua bisa merayakannya tapi ma'af ya.... Bila seorang yang agama i***m merayakan hari valentine itu namanya "MURTAD" segera saja ucap syahadat 3x kepada a***h SWT
    Beri Tanggapan Laporkan
  • pencari surga » 0 Tanggapan
    Tol*l,,, kalau ????? tau agama ????? usah koment
    Beri Tanggapan Laporkan
  • CintaDamai » 0 Tanggapan
    kalo emang ngmg kayak gitu, sekalian aja ga usah ada hari besar di semua agama~ toh tiap hari bisa kan kita ber syukur pada Tuhan masing-masing??? ayolah, jd orang jgn terlalu keras kepala~ alasan tidak bole merayakan Valentine hanya karena itu budaya barat ??? kau kira a**b saudi itu dimana nya indonesia?? BARAT !!! kalian sebagai badan agama yang di hormati dan di ikuti para umat m****m kok malah berpikiran picik dan idiotik serta sempit sih??? kapan mau maju !!! lagian kalo mo ngmg Valentine itu milik agama non-m****m, mana ada di agama laen seperti agama k*****k yang mengatakan ada Valentine?? itu cm kebiasaan kaleeee, cm suatu perayaan yang dianggap baik karena mengingatkan akan baiknya saling mengasihi jadilah pemimpin yang berpikiran logis, jangan cm berpikiran apatis
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.