Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

LSM Asing Diduga Tunggangi Konflik Pulau Padang

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Senin, 13 Februari 2012 |04:27 WIB
LSM Asing Diduga Tunggangi Konflik Pulau Padang
Demonstrasi warga Pulau Padang, Riau di Gedung DPR (Okezone)
A
A
A

PEKANBARU - Konflik Pulau Padang, Kabupaten Meranti, Riau yang berujung penolakan izin konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) ditengarai ditunggangi Lembaga Swadaya Masyakat (LSM) asing. Tujuannya untuk merusak harga kertas Indonesia di internasional.
 
Hal itu diungkapkan Ketua tim penyelesaikan konflik Pulau Padang, Firman Subagyo. Menurut dia lagi, keterlibatan LSM asing itu dapat dilihat dari kampanye selama ini Tanah Air.

“LSM asing kita duga kuat memiliki kepentingan merusak pasaran pulp and paper (kertas dan bubur kertas) dengan selubung iklan kampanye lingkungan,” kata Firman Minggu (12/2/2012) usai melakukan kunjangan ke Riau.
 
Menurut Firman yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, LSM ini memakai masyakat menjadi tameng untuk melakukan perlawan terhadap izin Hutan Tanaman Industri (HTI) salah satunya izin konsesi PT RAPP di Pulau Padang itu.
 
Adanya persaingan antara negara terutama industri pulp and paper dipasaran Internasional inilah yang membawa LSM asing berkampanye. Mereka berkampanye seolah-olah Indonesia tidak peduli lingkungan.
 
“Belakangan ini produk pulp kita bagus di pasat internasional. Jadi para kompotitor khawatir atas produk pulp dan kertas Indonesia yang  kwalitas baik dengan harga yang cukup bersaing,” tandasnya.
 
Sebelumnya, sejumlah warga menggelar aksi jahit mulut untuk memprotes kehadiran konsesi PT RAPP di Pulau Padang, Riau. Aksi jahit mulut ini sebagai bentuk protes untuk menolak hutan dijadikan HTI.
 
Belakangan, diketahui, hutan yang akan dijadikan konsesi itu sebagain besar telah dibabat oleh pembalak liar. Hasil illegal logging ini diselundupkan ke Malaysia.

(Ferdinan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement