tragedi sukhoi

SDA Tanya Kesediaan JK jadi Capres PPP

Bagus Santosa - Okezone
Kamis, 23 Februari 2012 17:17 wib
Suryadharma Ali (foto:Heru Heryono/okezone)
Suryadharma Ali (foto:Heru Heryono/okezone)

JAKARTA - Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Partai Persatuan Pembangunan (PPP), di Kediri, Jawa Timur, yang berakhir hari ini, Kamis (23/2/2012) bukan untuk menentukan calon presiden yang akan diusung partai berlambang Kaabah itu.

Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA) mengatakan, Mukernas hanya untuk mencari masukan, mencermati soal karakteristik capres dan cawapres 2014 nanti. Dan yang terpenting, menyamakan persepsi untuk pemenangan Pemilu 2014.

Selanjutnya, dari situ, DPP akan mencermati sejumlah nama yang nantinya akan diajukan pada forum khusus yang membicarakan nama yang layak dicalonkan sebagai calon presiden.

Menanggapi santernya nama mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mewarnai Murkenas, SDA berpendapat, hal itu masih terlalu dini jika PPP mencatut nama JK untuk dipublikasikan sebagai capres 2014. Sekalipun, Ketua Umum PMI Pusat itu sudah mendapatkan restu dari 18 DPW PPP.
 
"Saya belum pernah bicara secara khusus dengan Pak JK. Apakah Pak JK mau? Masih terlalu dini PPP mencalonkan JK. Masih banyak nama yang kita kaji," katanya dalam konferensi pers usai rapat Pleno di DPR, Kediri, Jawa Timur, Kamis (23/2/2012).

Seperti diketahui, kesepatan dari 18 DPW PPP untuk mengusung JK ini tercetus dalam pertemuan internal PPP di Hotel Garden Palace Surabaya, Senin, 20 Februari lalu. "Kami mengsung JK karena punya kepemimpinan yang kuat, mampu bertindak cepat dan tegas," ucap Rachmat Yasin, Ketua DPW PPP Jabar.

Ke-18 DPW itu adalah Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Kupang, Kepri, Banten, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Riau, Maluku, Bengkulu, Kalimantan Tengah, Jayapura, Sulawesi Barat, Gorontalo, Aceh, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan.

Menanggpi hal itu Jk menilai dukungan tersebut sebagai amanah. "Kalau itu memang suatu amanah. Ya kenapa tidak dijalankan. Kami akan bekerja sama untuk itu," ucap JK usai menjadi pembicara pada forum Halaqah Alim Ulama PPP di Kediri, Jawa Timur, Rabu (22/2/2012).

(amr)