tragedi sukhoi

Dituduh Teroris, JAT Serang Balik AS

Amelia Fitriani - Okezone
Jum'at, 24 Februari 2012 16:55 wib
Foto: Dok Okezone
Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Juru bicara Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Son Hadi mengaku tidak ambil pusing menanggapi tuduhan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) yang menyatakan bahwa JAT masuk dalam daftar organisasi teroris.
 
“Kami tidak ambil pusing biar Amerika menggonggong, kami akan tetap istiqomah menjalankan dakwah dan syariat Islam,” ungkapnya ketika dihubungi okezone pada Jumat (24/02/2012).
 
Son Hadi juga membantah bila organisasinya dikatakan terlibat dalam beberapa serangan bom yang menyebabkan tewasnya warga sipil, polisi dan anggota militer Indonesia.
 
“Tuduhan AS terhadap JAT itu sebuah kebodohan dan kebohongan karena sebenarnya yang dilakukan AS hanyalah hendak mencampuri sidang kasasi Abu Bakar Baasyir. Mereka tidak ingin masa hukuman Abu Bakar Baasyir dikurangi. Makanya mereka cari cara, yaitu dengan menuduh JAT,” lanjutnya.
 
Sonhadi juga menyatakan bahwa JAT merupakan organiasi dakwah yang transparan dan dapat dipantau setiap kegiatannya. “JAT merupakan organisasi dakwah yang mengajak umat Islam untuk melaksanakan syariat-syariat Islam dengan benar. Kami punya web, bisa dilihat disitu tujuan dan kegiatan kami,” tuturnya.
 
Sonhadi mengatakan pihaknya hanya akan terus memantau perkembangan Pemerintah dalam menyikapi tuduhan tersebut. “Kita akan melihat sikap pemerintah menanggapi tuduhan ini. Apakah pemerintah akan berpihak pada AS atau kita,” pungkasnya.
 
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri AS memasukan nama JAT dalam kelompok teroris internasional. Tiga tokoh JAT juga turut dimasukan dalam daftar teroris internasional.
 
"JAT bertanggungjawab atas beberapa serangan yang terjadi di Indonesia. Serang-serangan itu menyebabkan tewasnya warga sipil, polisi dan anggota militer Indonesia," pernyataan pihak Kementerian Luar Negeri AS dalam websitenya, Jumat (24/2/2012). (sus)


(ahm)

  • amin » 1 Tanggapan
    ah dasar teroris dibilang teroris masih gak mau, malu-maluin orang i***m aja lo.
    • roesman
      Amerika n sekutunya (NATO/Israel) itulah teroris sesungguhnya.....liat aja pembunuhan sipil , wanita n anak-anak d Palestina, d Irak, d Afganistan n d Libia.....sungguh sangat banyak yang korban n Indonesia jg sudah mulai d obok-obok mulai dari sisi sosial...budaya,.... pendidikan... media....ekonomi.... politik... hukum.....kalu gak Amerika kayaknya gak hebat....!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • faris » 0 Tanggapan
    Selama ini pemerintah kita telah menjadi kacung amerika,kita tunggu saja tanggapan pemerintah mengenai pernyataan amerika yang tolo ini
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Hk » 0 Tanggapan
    Penipu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Onde » 0 Tanggapan
    Waspada indonesiaku.as menebarkan teror pada kita dng adu domba..stlh timteng,mrk brlanjut ke Asia..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • iwan kartiwa » 0 Tanggapan
    Ini adalah ujian untuk dakwah dalam menyebarkan ajaran i***m di Indonesia alangkah baiknya TNI dan POLRI jangan langsung bulat - bulat menelan isu ini, karena Indonesia adalah negara berdaulat jangan sampai mau di dikte oleh sama negara lainnya termasuk AS. dan jika sampai isu ini dimakan mentah-mentah sungguh terlalu. dimana letak kedaulatan kita?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.