JAKARTA - Mantan Ketua Komite Etik KPK Abdullah Hehamahua membenarkan ada pertemuan antara terdakwa kasus wisma atlet Muhammad Nazaruddin dengan mantan pimpinan Komisi KPK Chandra M Hamzah.
Abdullah mengatakan ada beberapa pertemuan yang diakui Chandra kepadanya. Namun, Abdullah enggan menjelaskan detil pertemuan tersebut.
"Saya lupa berapa kali mereka bertemu. Yang pasti Pak Chandra mengaku semua pertemuan itu," ujar Abdullah kepada okezone, Rabu (7/3/2012) malam.
Namun Chandra saat itu membantah jika ada pertemuan dirinya dengan Nazaruddin. "Kecuali pertemuan di KPK Pak Chandra tidak mengakuinya," imbuhnya.
Sebelumnya, Nazaruddin mengatakan pernah lima kali menggelar pertemuan dengan Chandra Hamzah, sebelum akhirnya kabur ke Singapura.
"Saya ketemu Chandra di restoran Jepang dekat Sahid, restoran Jepang di Casablanca. Ketiga di kantor KPK di ruangan Chandra, saya masuk dari belakang. Keempat di rumah saya juga, termasuk yang kelima," kata Nazar sebelum memulai persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu 7 Maret kemarin.
Eks Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) itu juga mengaku mempercepat kepergiannya ke Singapura lantaran sudah diberitahu Ketua Umum PD Anas Urbaningrum soal informasi pencekalan dirinya. Anas mengetahui informasi pencekalan ini dari Chandra M Hamzah.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.