Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TKI Sampang Bebas dari Hukuman Mati

Carolina Christina , Jurnalis-Selasa, 20 Maret 2012 |16:57 WIB
TKI Sampang Bebas dari Hukuman Mati
Foto: okezone
A
A
A

JAKARTA- Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Hafidz Bin Kholil Sulam (46) bebas dari hukuman mati di Arab Saudi.

Rencananya Hafidz akan diterbangkan dari pada Selasa malam nanti dari Jeddah, Arab Saudi menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 981.

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat mengatakan Hafidz mendekam di penjara umum Kota Makkah sejak 1999 dengan tuduhan membunuh WNI yang juga pamannya sendiri, Mohammad Husin Ali Mukalim.
Hafidz membunuh pamannya dengan tusukan pisau di bagian leher serta belakang kepala karena cemburu.
 
Kasus Hafidz kemudian disidangkan pengadilan umum Makkah. Pada tingkat pertama pengadilan ini KJRI Jeddah langsung mengupayakan perdamaian antara pelaku dan keluarga korban. Hingga akhirnya, pada 24 November 2008, KJRI memperoleh pemaafan (tanazul) dari ahli waris korban yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur. Ahli waris itu adalah istri dan anak korban Muawwanah dan Rahmat Nurcholis.  Pemaafan ahli waris juga dibarengi dengan uang pengganti darah (diyat) sebesar 400 ribu riyal.
 
“Pemaafan keluarga korban juga telah tebus dengan uang diyat sebesar Rp 400 ribu Real Saudi (setara hampir Rp1 miliar) itu,” kata Jumhur dalam rilis yang diterima okezone, Selasa (20/3/2012).

Ditambahkan Jumhur, pembayaran uang diyat bagi keluarga korban dipenuhi dari anggaran BNP2TKI dan Kementerian Luar Negeri, yang selanjutnya diserahkan kepada pihak pengadilan di Makkah.
 
Jumhur menegaskan, uang diyat itu disampaikan pada November 2011 guna diserahkan pada ahli waris korban melalui perantara lembaga peradilan di negara tersebut. Usai pembayaran diyat, KJRI memproses pemulangan Hafidz ke Indonesia.
 
Hafidz bin Kholil Sulam berangkat dengan istrinya, Sri Mudawaaroh ke Arab Saudi dan bekerja sebagai sopir di Misfalah, Makkah, 15 tahun lalu.

(Carolina Christina)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement