JAKARTA- Ketua MPR RI, Taufiq Kiemas mengungkapkan empat pilar kebangsaan hanya akan menjadi dokumen bila tidak diimplementasikan.
"Empat Pilar Kebangsaan hanya menjadi dokumen kearifan saja apabila tidak diterapkan atau tidak diimplementasikan dalam kenyataan" ungkap Taufiq saat membuka acara Sarasehan Budaya Nasional dengan tema 'Implementasi Empat Pilar Kebangsaan Melalui Strategi Pengembangan Kebudayaan Nasional' di Gedung Nusantara V MPR RI, Jakarta, (23/5/2012).
Menurut Taufiq, cara terbaik untuk mengimplementasikan empat pilar itu berada di kampus-kampus perguruan tinggi. Sebab salah satu generasi bangsa yang dapat diandalkan adalah anak didik di perguruan tinggi.
"Kampus adalah sarana terbaik dalam mengimplementasikanya, karena merupakan bibit-bibit unggul yang akan membangkitkan bangsa melalui Empat Pilar Kebangsaan, salah satunya," katanya.
Oleh karenanya Taufik menyambut baik penyelenggaraan acara ini sebagai tanda ikhtiar bersama dan kegiatan ini dianggapnya menjadi momentum yang sangat tepat, karena bertepatan dengan 104 tahun Kebangkitan Nasional dan 14 Tahun reformasi. “Oleh Saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas peran Universitas Trisakti dalam penyelenggaraan acara ini,” jelasnya.
Rektor Universitas Trisakti Thoby Muthis, yang turut membuka acara tersebut juga menyatakan komitmennya turut berperan dalam memasyarakatkan 4 Pilar Kebangsaan. "104 tahun Kebangkitan Nasional dan 14 tahun Reformasi, merupakan dua semangat yang memotivasi kami untuk terus mewujudkan transformasi politik," kata dia.
Menurut Thoby, empat pilar merupakan norma yang harus diimplementasikan secara berkelanjutan. Terutama diberbagai kampus. "4 Pilar Kebangsaan adalah suatu perangkat nilai dan suatu norma yang perlu di implementasikan secara berkelanjutan, kami segenap Civitas Akademika Universitas Trisakti berkomitmen untuk terus menggelorakan 4 Pilar dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara," kata dia.
Thoby Mutis mengungkapkan bahwa hal ini merupakan upaya menjawab kecemasan realitas yang di hadapi bangsa saat ini. "Universitas Trisakti merasa terpanggil untuk turut serta bertanggung jawab sesuai dengan visi dan misi kami," imbuhnya.
Empat Pilar Kebangsaan tersebut ialah Pancasila sebagai Falsafah dasar negara, UUD Negara RI 1945 sebagi landasan konstitusional, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Wadah pemersatu bangsa, serta Bhineka Tunggal Ika sebagai semangat perekat persatuan dalam untaian kemajemukan. Empat Pilar diyakini dapat memperkukuh semangat kebangsaaan dan kebersamaan serta meneguhkan persatuan dan kesatuan Bangsa dalam realita kemajemukan.
(Stefanus Yugo Hindarto)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.