Misbakhun Bawa Kasusnya Ke Dewan HAM PBB

Selasa, 31 Juli 2012 05:18 wib | Rohmat - Okezone

Misbakhun (Foto: Dok. Okezone) Misbakhun (Foto: Dok. Okezone) DENPASAR - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Misbakhun, merasa diperlakukan semena-mena oleh aparat penegak hukum dalam kasus pemalsuan pencairan letter of credit. Dia berencana membawa kasusnya ke Dewan HAM PBB.

Menurut Kuasa Hukum Misbakhun, Yusril Ihza Mahendra, ketika suatu negara mendakwa warganya ke pengadilan dengan berpura-pura menggunakan dalil-dalil hukum, padahal dibelakang itu sebenarnya  ada motif politik, itu merupakan pelanggaran HAM.

“Dan Indonesia akan ditanya oleh PBB atas masalah tersebut,“ kata mantan Menteri Hukum dan HAM ini di Hotel Grand Hyatt Nusa Dua, Bali, Senin malam  (30/7/2012). 

Dewan HAM PBB, kata Yusril, sangat konsern dengan masalah seperti ini. Indikasi adanya motif politik di balik upaya mejerat Misbakhun tak bisa dilepaskan dari sepak terjangnya sebagai politikus yang aktif dalam pansus Bank Century.

Indikasi lain kuatnya motif politik jika melihat komentar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait vonis satu tahun penjara oleh terhadap Misbakhun yang dinilai ringan.

“Presiden SBY berkomentar bahwa ada kasus korupsi besar seperti Gayus Tambunan dan Misbakhun namun hanya dihukum ringan setahun. Kenapa SBY komentar seperti itu,“ ucapnya.

Karena itu, dia meyakini ada motif  politik dibalik kasus untuk mengadili Misbakhun dan itu  bisa terjadi dan menimpa siapa saja termasuk dirinya. Misbakhun juga berencana menggugat BK DPR.

“Langkah yang akan dilakukan adalah menggugat BK DPR karena dia telah dinyatakan tidak bersalah sehingga harus diaktifkan kembali sebagai anggota DPR," tegasnya. (trk)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »