Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lebaran Khas Nusantara di Australia

Muhammad Saifullah , Jurnalis-Selasa, 21 Agustus 2012 |19:07 WIB
Lebaran Khas Nusantara di Australia
Wikipedia
A
A
A

JAKARTA - Meski jauh dari Tanah Air, warga negara Indonesia di Melbourne, Australia, tetap merayakan Lebaran dengan meriah. Tempat penyelenggaraan Salat Idul Fitri pun digelar di beberapa lokasi. Ada juga berbagai sajian menu khas Nusantara.

"Setelah mendengarkan khotbah, para warga Indonesia pun langsung bermaaf-maafan dan acara dilanjutkan dengan halal bihalal. Bermacam-macam menu makanan telah tersaji, ketupat, lontong sayur, opor, rendang, dan beragam lauk lainnya telah siap untuk disantap para jamaah," terang salah seorang mahasiswi Indonesia di Monash University, Ima Patimasang kepada Okezone, Selasa (21/8/2012). Kudapan serta kue-kue khas lebaran pun juga tak lupa dihidangkan.

Di hari yang sama, setelah melaksanakan Salat Idul Fitri pada Minggu 19 Agustuus lalu, KJRI Melbourne mengadakan halal bihalal. Suasana Lebaran khas Tanah Air sangat terasa di KJRI. Ima melihat para tamu mengenakan busana Lebaran dengan pakaian batik dan kebaya khas Indonesia. Dengan adanya acara-acara tadi, sebut putri sulung Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa ini, warga Indonesia pun masih dapat menikmati suasana Lebaran khas Indonesia di Melbourne.

Suasana itu bisa diamati di KJRI Melbourne, Westall Secondary College untuk Melbourne bagian Selatan dan Timur, dan University of Melbourne bagi warga yang tinggal di daerah Melbourne bagian Utara dan Timur.

"Tempat-tempat ini menjadi tempat bagi para warga Indonesia untuk melaksanakan Salat Idul Fitri. Tidak hanya jamaahnya yang mayoritas warga Indonesia, imam dan khatibnya pun warga Indonesia,"terang Ima.

Ceramah Salat Idul Fitri pun dilaksanakan dengan menggunakan bahasa Indonesia. Di University of Melbourne, pelaksanaan Salat Idul Fitri diimami oleh Ustadz Wildan H. Syadzili. Sedangkan yang menjadi khatib ialah Ustadz Nutrianof.

Jemaah untuk sholat Idul Fitri di University of Melbourne juga terbilang cukup banyak. Sekira seribu jemaah menghadiri pelaksanaan Salat Idul Fitri di sini. Waktu pelaksanaan salat dimulai berbeda-beda di setiap tempatnya. Di University of Melbourne, Salat Idul Fitri dilaksanakan pada pukul 08.00 waktu setempat, sedikit terlambat dari jadwal yang seharusnya.

"Islam tidak terikat negara, tokoh, ras, dan golongan. Islam adalah agama yang dapat menjadi petunjuk dalam menjalani kehidupan untuk mencapai kebahagiaan. Oleh karenanya, Islam adalah agama yang paling cocok dan dapat dituangkan dalam segala aspek kehidupan dan sosial," ulas Ustadz Nutrianof dalam khotbahnya.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement