Tabrakan Maut di Tahun Baru, 2 Korban Tewas, 3 Kritis

Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

Tabrakan Maut di Tahun Baru, 2 Korban Tewas, 3 Kritis
POLEWALI - Semarak perayaan malam tahun baru 2013 di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mengakibatkan terjadinya kecelakaan maut. Dua warga Polman yang menggunakan sepeda motor tewas dalam peristiwa kecelakaan usai perayaan pergantian tahun, (1/1/13). Sementara tiga korban lainnya dalam keadaan kritis.  
 
Informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi di dua tempat berbeda. Kecelakaan pertama terjadi di sekitar pukul 10.00 Wita, di Jalan Muh Yamin, tepatnya depan kantor Kejaksaan Negeri Polman, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali.
 
Dua pengendara motor dari arah berlawanan yakni Dedi (18), warga Kecamatan Wonomulyo, menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion berbocengan dengan Rustam (22), dan Wahyudi (16), warga Kecamatan Polewali, dengan menggunakan sepeda motor Yamaha RX King.
 
Tepat di depan Kejaksaan Negeri Polewali (lokasi kejadian), dua pengendara itu baku tabrak dan mengakibakan korban terseret di aspal hingga beberapa meter.
 
Menurut Hajir, salah satu saksi mata yang sempat menyaksikan kecelakaan itu, kejadian berawal saat sejumlah pemuda berkumpul dan menggelar aksi balapan liar di depan pasar sentral Pekkabata, jalan trans Sulawesi.
 
Ketika itu kondisi jalanan sangat ramai. Tabrakan dua kendaraan motor yang yang melaju dengan kencang pun tak terhindarkan. Akibatnya, kedua pengendara dengan cepat terlempar hingga puluhan meter. Kedua korban yang terlibat dalam kecelakaan itu kini dalam kondisi kritis akibat luka berat yang dialami. Dedi diketahui mengalami patah tulang pada leher, luka lecet pada dahi dan luka robek pada bibir.
 
"Hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan terjadi karena korban sedang mabuk saat berkendara," ujar Kasat Lantas Polres Polman, AKP Jasman, ketika dikonfirmasi, Selasa, (1/1/13).
 
Tabrakan kedua terjadi di jalan poros Polewali Mamasa, tepatnya di Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali. Dua korban yang terlibat yakni Musriadi (19), warga Pappadangan, Kecamatan Anreapi, dan Lius (17), warga Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, tewas.
 
Keduanya tewas saat berada di rumah sakit. Upaya pertolongan yang diberikan kepada korban tidak berhasil karena lukanya yang parah. Selain luka lecet dan patah tulang yang dialami korban, pada hidung dan telinga telah mengeluarkan darah.
 
Sementara itu, lanjut Jasman, korban lainnya, Ummang, (17), yang diketahui berboncengan dengan Musriadi, selamat dalam kecelakaan maut itu. Korban ini hanya luka luka lecet di tangan dan kaki.
 
Dari dua kecelakaan itu, sebut mantan Kasat Lantas Polres Pinrang ini, diantara tujuh korban yang terlibat, dua diantaranya tewas karena luka parah, tiga korban luka berat, dan dua korban lagi hanya luka ringan.
 
Pantauan dilokasi, pada malam pergantian, aksi balapan liar di jalan raya terjadi. Aksi seperti itu seakan menjadi tradisi setiap momentum pergantian tahun tiba.
(hol)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Boeing Jual Suku Cadang Pesawat Ke Iran