Wanita Korban Rusuh Sumbawa Lahirkan Bayi di Pengungsian

Sabtu, 26 Januari 2013 16:57 wib | Rusmin Nurjadin - Sindo TV

Sulasih, Dharma, dan bayi mereka (Dok: Rusmin Nurjadin/Sindo TV) Sulasih, Dharma, dan bayi mereka (Dok: Rusmin Nurjadin/Sindo TV) SUMBAWA - Di tengah kondisi prihatin akibat kerusuhan di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), pasangan suami istri, Kadek Dharma dan Nyoman Sulasih, sedikit terhibur. Pasalnya, Sulasih melahirkan anak keduanya.

Korban kerusuhan pada 22 Januari 2013 di Sumbawa itu kini tinggal di pengungsian Markas Kompi Senapan B Sumbawa Besar.

Sulasih melahirkan bayi mungil laki-laki dengan berat tiga kilogram. Bayi tersebut diberi nama Kadek Sian Wirayuda.

“Anak kedua. Kadek berarti kedua, Sian berarti di pengungsian, Wirayuda karena lahir di Kompi Senapan,” terang Sulasih, Sabtu (26/1/2013).

Sementara itu, Kadek Dharma berharap situasi di Sumbawa kembali normal. Dia mengkhawatirkan kondisi anaknya bila terus berada di pengungsian. Anaknya membutuhkan tempat yang nyaman serta pasokan gizi memadai.

“Isi rumah sudah habis, pengen cepat normal dan bisa pulang,” ujarnya.
(Rusmin Nurjadin/Sindo TV/ton)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »