JAKARTA - Penetapan Luthfi Hasan Ishaaq menjadi tersangka kasus suap impor daging menambah daftar ketidakpercayaan masyarakat terhadap partai politik. Pengamat Politik, AS Hikam memprediksi angka golongan putih (golput) akan semakin tinggi pada Pemilu 2014.
"Secara keseluruhan partai Islam akan melorot. Tapi partai yang lain juga amburadul. Jadi nanti yang menang itu golput," kata dia kepada Okezone, Sabtu (2/2/2013).
Hikam menilai, hanya Partai Gerindra yang relatif lebih bersih dari kasus korupsi. Hanya saja, bersih dari kasus korupsi tidak lah cukup untuk memunculkan kepercayaan publik. Partai besutan Prabowo Subianto itu harus menunjukkan jika calon anggota legislatifnya memang layak dan mampu.
"Demokrat amburadul, Golkar sudah morat-marit di tingkat atas. Partai non Islam tidak bisa diharapkan. Nanti semua tergantung pada calegnya," terangnya.
Saat ini, tambahnya, angka golongan putih sudah mencapai angka 30 persen. Bukan mustahil angka golput pada Pemilu 2014 bisa sebanyak 40 persen. "Golput yang akan sangat naik karena tingkat ketidakpercayaan publik pada parpol sudah sangat luar biasa," ungkapnya.
Untuk itu, dia menyarankan kepada partai politik untuk melakukan perubahan sistem kepartaian, aturan, dan model rekrutmen kader. Karena, selama era reformasi, partai politik masih menganut sistem zaman dulu.
"Partai itu leading sektor sistem tata negara setelah reformasi. Karena parpol sumber legislatif dan eksekutif kalau parpol sontoloyo bagaimana?," cetusnya.
(Tri Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.