Abraham Samad Capres Alternatif

Kamis, 28 Maret 2013 12:24 wib | Mustholih - Okezone

Abraham Samad (Foto: Dok Okezone) Abraham Samad (Foto: Dok Okezone) JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menjadi salah satu calon presiden alternatif yang berhasil mencuri perhatian masyarakat. Dia meraih suara sebesar 5,2 persen berdasarkan survei yang dikeluarkan Lembaga Survei Jakarta (LSJ).
 
"Berdasarkan temuan LSJ, masyarakat mendambakan munculnya calon presiden alternatif," kata peneliti senior LSI, Igor Dirgantara dalam konferensi pers di Restoran Pulau Dua, Jakarta, Kamis (28/3/2013).
 
Abraham Samad berhasil mengungguli elektabilitas calon-calon presiden lain seperti Sri Mulyani Indrawati 3,9 persen, Chairul Tandjung 3,6 persen, Djoko Suyanto 2,8 persen, Rizal Ramli 2,5 persen, Pramono Edie 1,9 persen, Irman Gusman 1,4 persen, Gita Wirjayan 1,3 persen, dan Anies Baswedan 1,1 persen.
 
Namun, suara milik Abraham masih kalah dibanding elektabilitas Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan 17,2 persen, Mahfud MD 13,1 persen, dan Rhoma Irama 10,8 persen.
 
LSJ mengklaim menggelar survei dari 4 Februari hingga 16 Maret 2013. Survei dilakukan di 33 provinsi dengan mengambil sampel 1.225 responden dan margin error 2,8 persen. Tingkat kepercayaan survei ini diklaim sebesar 95 persen.
 
"Populasi dari survei ini seluruh calon pemilih dalam Pemilu 2014 yang minimal telah berusia 17 atau belum 17 tahun tapi sudah menikah," kata Igor seraya menyatakan pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara berpedoman kuesioner.
 
Definisi capres alternatif yang dimaksud LSJ adalah tokoh nasional yang secara resmi tidak bergabung dalam partai politik, namun sering disebut-sebut media sebagai sosok yang potensial maju di Pemilihan Presiden 2014. Mereka dipandang memiliki kapabilitas, integritas, dan popularitas yang baik.
 
Igor mengklaim masyarakat sedang mendambakan kehadiran sosok capres alternatif di Pemilihan 2014. "Di tengah semakin merosotnya tingkat kepercayaan terhadap partai politik karena semakin banyak kader partai yang terlibat kasus korupsi, sosok alternatif diharapkan dapat memberi angin segar," ungkap Igor.
(ful)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »