Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Hambalang Jadi Pertaruhan Besar Anas Urbaningrum

Stefanus Yugo Hindarto , Jurnalis-Senin, 16 September 2013 |07:35 WIB
Kasus Hambalang Jadi Pertaruhan Besar Anas Urbaningrum
A
A
A

JAKARTA- Anas Urbaningrum kembali muncul ke hadapan publik. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu mendirikan ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang menjadi babak baru dari langkah politiknya usai didongkel dari jabatan nomor satu di partai berlambang bintang mercy tersebut.

Menurut pengamat politik AS Hikam, pembentukan ormas tersebut merupakan upaya Anas untuk kembali ke dunia politik. “ Dia memanfaatkan sisa-sisa pendukungnya di Demokrat dan juga mempengaruhi alumni HMI yang saat ini masih kuat sekali,” kata Hikam, Minggu (15/9/2013).

Tapi, kata Hikam, masa depan PPI sangat tergantung pada nasib Anas di kasus Hambalang yang saat ini sedang melilitnya. “Taruhannya cuma satu, Hambalang,” ujar mantan menristek itu.

Kata Hikam, bila Anas lolos dari jerat hukum Hambalang, kemungkinan besar dia bisa kembali ke dunia politik. “Dia akan jadi bintang baru, tapi analisis saya, kartu paling penting itu ada di Hambalang. Perhimpunan Pergerakan Indonesia bisa besar asal Anas lolos, ini sangat mempengaruhi,” Imbuh Hikam.

Hikam menilai, wajar jika Anas sesumbar bisa lolos dari kasus Hambalang, karena selama ini dia melihat ada kepentingan yang menekan KPK dalam menyidik kasus yang merugikan negara miliaran rupiah itu. “Selama ini, KPK selalu “mbulet”. Bahkan, pimpinannya tidak solid dan Anas memanfaatkan peluang itu. Maka, sebaiknya KPK harus membaca dan menjawab sesumbar Anas Urbaningrum itu,” tutup dia.

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement