Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PKS: Soekarno Istrinya Lebih dari Satu Tidak Korupsi

Bagus Santosa , Jurnalis-Selasa, 12 November 2013 |08:36 WIB
PKS: Soekarno Istrinya Lebih dari Satu Tidak Korupsi
ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid tidak sependapat dengan ungkapan Ketua DPP Demokrat Sutan Bathoegana soal ciri-ciri koruptor beristrikan banyak.
 
Hidayat menambahkan, dirinya juga tidak tersindir dengan apa yang disampaikan Sutan. Meski PKS merupakan partai yang membolehkan dilakukan poligami alias beristri banyak.
 
"Soekarno kan istrinya lebih dari satu tapi nggak korupsi. Dia mau sindir siapa? Apa mau nyidir Pak Karno yang istrinya banyak?" kata Hidayat dalam perbincangannya dengan Okezone, Senin (11/11/2013).
 
Menurut Ketua Fraksi PKS ini, analogi Sutan ini terlalu naif. Bukan permasalahan berapa jumlah istri, namun niatan korupsi seseorang bisa muncul kepada siapa saja tanpa melihat jumlah istrinya.
 
Dijelaskannya, pada kenyataannya tidak bisa dipastikan pria dengan istri banyak selalu melakukan korupsi, banyak juga pria yang beristri banyak tidak korupsi atau sebaliknya, pria beristri satu tidak korupsi, tapi nyatanya ada saja pria yang beristri satu yang melakukan korupsi.
 
"Terlalu naif kalau korupsi dikaitakan dengan istrinya berapa. Kalau dilihat internal mereka, orang demokrat yang tersangkut korupsi kan istrinya cuma satu, misalnya Pak Andi Mallarangeng, Pak Anas Urbaningrum, ya mereka istrinya satu, nyatanya mereka korupsi," ujarnya.
 
Untuk diketahui, politikus Demokrat Sutan Bhatoegana sebelumnya menyebut kalaau pejabat yang melakukan korupsi punya ciri-ciri khusus. Yaitu adalah pria yang memiliki istri lebih dari satu. Sebab, menurutnya dengan istri yang lebih dari satu sudah barang tentu kebutuhannya lebih besar.

(Catur Nugroho Saputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement