HONG KONG - Kepolisian Hong Kong menemukan 2.000 foto di dalam telefon genggam saat menggeledah apartemen milik pembunuh Warga Negara Indonesia (WNI) Sumarti Ningsih, Rurik Jutting. Polisi masih mencari kemungkinan adanya korban lain.
Diberitakan sebelumnya seorang WNI bernama Sumarti Ningsih menjadi korban pembunuhan Jutting, yang diduga memiliki sifat psikopat, seperti diberitakan Mirror, Senin (3/10/2014).
Polisi menemkan mayatnya dalam koper milik pria yang bekerja sebagai bankir tersebut. Selain Ningsih, ada satu mayat lagi yang ditemukan di kamar sang pelaku.
Saat ini, pihak Kepolisian Hong Kong membawa Jutting ke dalam pengadilan dengan tuduhan membunuh dua Pekerja Seks Komersial (PSK).
Pria lulusan Cambridge tersebut kini sudah ditahan setelah polisi setelah menemukan kedua mayat PSK tersebut dalam apartemennya.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.