MOSKOW – Pemerintah Rusia dikabarkan akan menerima sebuah simulator senjata mutakhir pada akhir tahun ini. Hal itu diungkapkan melalui keterangan pers Kementerian Pertahanan Rusia.
Seperti dilansir Sputnik, Senin (4/5/2015), menurut Kementerian Pertahanan Rusia, pasukan pertahanan udara akan sangat berkembang keahliannya jika simulator senjata mutakhir ‘The Pantsir S-1’ telah diterima oleh Pemerintah Rusia.
Saat ini, simulator senjata mutakhir Pantsir S-1 masih dirancang oleh perusahaan produsennya, yakni Biro Desain Intrumen KBP. Perusahaan tersebut terkenal sebagai pengembang dan pembuat senjata presisi tinggi asal Rusia. Proses produksi simulator senjata Pantsir S-1 diprediksi selesai pada akhir 2015.
Senjata Pantsir S-1 merupakan sistem pertahanan udara yang hampir serupa dengan S-300 atau S-400 (pengembangan S-300). Namun, Pantsir S-1 diketahui memiliki spesifikasi sensor radar, dan meriam udara jarak dekat hingga menengah.
Pembuatan senjata Pantsir S-1 awalnya sudah terlaksana pada 1994-1995. Namun, ketika Rusia dilanda krisis ekonomi, proses produksi Pantsir S-1 akhirnya terhenti. Dengan dirancangnya kembali sebuah simulator senjata Pantsir S-1 untuk melatih keahlian penggunaan senjata pasukan pertahanan Rusia, nantinya diharapkan senjata pertahanan udara itu akan kembali diproduksi.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.