Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banyak Pasangan Korsel Pilih Pesta Pernikahan Sederhana

Banyak Pasangan Korsel Pilih Pesta Pernikahan Sederhana
Upacara Pernikahan Massal di Gapyeong, Korea Selatan (Foto: VoA)
A
A
A

SEOUL - Malam sebelum pernikahan mereka, Kim Kwang-yoon dan Cho Jin-oh masih terjaga sampai pukul 2 dini hari bersama ibu pengantin perempuan, untuk mengatur meja. Tempat resepsi pernikahan adalah sebuah ruangan di lantai bawah tanah balai kota Seoul, yang disewa dari pemerintah seharga USd60 atau sekira Rp800 ribu.​

Tahun lalu, rakyat Korsel rata-rata menghabiskan biaya hampir USD64 ribuuntuk pesta pernikahan, atau dua kali lipat biaya di Amerika Serikat (AS). Namun semakin banyak warga yang menolak mengadakan pesta mewah dan lebih memilih resepsi yang lebih sederhana melambatnya perekonomian, meningkatnya usia kedua mempelai dan para orangtua yang sudah mendekati pensiun tidak lagi memiliki banyak uang untuk dihamburkan.

Pernikahan di Korsel biasanya menjadi simbol status, dengan ratusan tamu dan kado yang mahal bagi pengantin. Biaya penyelenggaraan, menurut sebuah survei yang dilakukan perencana pernikahan Duo, biasanya ditanggung oleh orangtua.

“Saya merasa bahwa jika saya tidak suka mendapat undangan dari orang yang tidak terlalu saya kenal, orang lain pun akan merasakan hal yang sama. Saya ingin pernikahan saya dirayakan oleh orang-orang yang ingin saya undang,” ujar Cho, 32. Ia dan suaminya yang berusia 34 tahun mengeluarkan biaya USD10 ribu atau sekira Rp133,5 juta untuk pernikahan mereka baru-baru ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement