SAMPIT - Kabut asap akibat kebakaran lahan di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, makin pekat dan mengganggu jarak pandang sehingga cukup mengganggu pengendara.
"Tadi, saya dari rumah di Jalan HM Arsyad tidak ada terlihat asap, tapi pas sampai di Bundaran Polres ini ternyata asap di sini cukup pekat. Hari-hari kemarin tidak separah ini," kata Danis, warga Sampit, Sabtu (5/9/2015).
Asap cukup pekat terlihat di sepanjang Jalan Tjilik Riwut arah Kota Palangka Raya, Jalan Pramuka dan Jalan Jenderal Sudirman arah Kota Pangkalan Bun. Sebagian kawasan yang disapu asap cukup pekat seperti di wilayah Kecamatan Baamang.
Asap Sabtu pagi terlihat lebih pekat dibanding hari-hari sebelumnya sehingga banyak masyarakat menggunakan masker agar tidak terhirup asap bercampur debu kebakaran lahan. Jarak pandang diperkirakan kurang dari 300 meter.