Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korut Cuci Otak Warganya sejak Baru Lahir

Emirald Julio , Jurnalis-Senin, 19 Oktober 2015 |19:00 WIB
Korut Cuci Otak Warganya sejak Baru Lahir
Kim Jong Un menjadi sosok yang harus dipuja oleh warga Korut, bahkan semenjak baru lahir (Foto: AFP)
A
A
A

PYONGYANG – Anak-anak Korea Utara (Korut) dicuci otaknya sejak baru lahir hingga mengenyam pendidikan demi mendukung pimpinan tertinggi Korut Kim Jong-un. Informasi ini disampaikan oleh warga Australia yang melakukan penelitian di negara tersebut.

Christopher Richardson, mahasiswa doktoral Universitas Sydney, mengatakan bahwa anak-anak Korut telah diajari untuk membenci Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Korea Selatan, serta untuk memuja pimpinan tertinggi Korut, semenjak mereka mengenyam pendidikan di bangku taman kanak-kanak.

Mahasiswa doktoral tersebut meneliti cara negara memonopoli pendidikan dan kultur dari anak-anak, juga mengontrol lagu, film dan permainan yang mereka bisa dengar dan nikmati. Namun, Christopher juga memberikan argumen bahwa Partai Komunis perlahan kehilangan pengaruhnya, karena didapati fakta bahwa banyak anak-anak yang secara ilegal menonton film Disney.

“Ketika anak-anak lahir, kata pertama yang terus diajari adalah untuk memuja keluarga Kim,” kata Christopher, sebagaimana dilansir Daily Mail, Senin (19/10/2015).

“Ketika mengenyam pendidikan di taman kanak-kanak, mereka diajari untuk membenci AS, Jepang, dan Korsel. Masa kanak-kanak di Korut adalah masa dimulainya doktrin terhadap kesadaran mereka mengenai ideologi, nasionalisme, serta referensi mengenai Kim Il Sung, Kim Jong Il, dan Kim Jong-un,” tambah Christopher.

(Hendra Mujiraharja)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement