JAKARTA - Ketua Departemen Politik dan Hubungan Internasional Centre of Strategic and International Studies (CSIS), Philips Vermonte mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak terlena terhadap kepercayaan publik yang masih tinggi di setahun usia pemerintahannya.
Menurut survei nasional yang digelar CSIS di 34 provinsi se Indonesia, 71 persen publik percaya Jokowi bisa menuntaskan tugasnya dengan baik.
Namun, kepercayaan ini tidak diikuti dengan kepuasan yang juga tinggi terhadap kinerja pemerintah. Di mana mayoritas responden tidak puas akan kinerja pemerintah di bidang ekonomi.
Philips menambahkan, hal tersebut dipengaruhi oleh penilaian publik terhadap Jokowi yang relatif belum berubah sejak ia terpilih sebagai Presiden. Jokowi masih dinilai sebagai sosok yang bersih dan berintegritas.
"Mungkin publik melihat Pak Jokowi punya integritas, kedua, relatif bersih, yang ketiga, karena dia orang baru, artinya publik masih ngasih waktu. Sehingga publik melihat itu, makanya harapannya tetap tinggi, cuma sekali lagi itu juga enggak bisa lama-lama," kata Philips, Minggu (25/10/2015) kemarin.