JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa, menyatakan kesiapan dirinya apabila diminta untuk memfasilitasi einginan dari para penyandang disabilitas bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk membicarakan soal regulasi pelatihan yang dilakukan oleh Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVBD).
Khofifah memastikan, Kemensos telah mendengar adanya wacana dari asosiasi penyandang disabilitas untuk bertemu Wapres JK tersebut. Ia menjelaskan, pertemuan itu nantinya bakal membahas keinginan regulasi dari warga yang memiliki kebutuhan khusus dalam melakukan pelatihan BBRVBD sebagai modal dirinya bekerja di lingkungan masyarakat nantinya.
"Saya mendengar bahwa ada asosiasi penyadang disabilitas tidak menginginkan pemerintah yang membahas regulasi itu. Mereka menginginkan Wapres yang merancang regulasi karena Inpres (Intruksi Presiden) adalah cara yang paling efektif lantaran mampu menggerakkan seluruh kekuataan di pemerintahan," kata Khofifah di Hotel Double Tree, Jalan Pegangsaan Timur No 17 Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2015).
Menurut dia, para penyandang disabilitas menginginkan pengayaan review dari kurikulum pelatihan di BBRVBD. Sebab, apabila rancangan regulasi dilakukan Wapres JK maka akan memberikan fasilitas dan pekerjaan diseluruh kementrian yang ada.
"Seperti Menteri Perhubungan yang mereka inginkan dapat memberikan akses penyandang disabilitas. Seperti motor tidak boleh masuk pedestrian saya kira Inpres memiliki itu dan dia akan menjadi milik semua kementerian. Kalau regulasi ini ada di dalam Inpres maka nantinya ada sekolah inklusif memiliki fasilitas untuk penyandang disabilitas, makanya kita adakan diskusi publik hari ini," ungkapnya.
Khofifah mengaku memahami keinginan dari para penyandang disabilitas tersebut. Oleh karenanya dia berharap para penyandang sosial dapat mempercepat rencana pertemuan kepada orang nomor dua di Indonesia itu.
"Saya paham pemikiran teman-teman untuk bertemu Wapres. Kenapa? Karena persoalaan regulasi tidak hanya ada di Kemensos saja tapi disemua kementerian ada tentang pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Saya berharap pertemuan itu dapat dilakukan dengan segera karena saya takut bahwa Kemsos dianggap tidak sanggup untuk mengurusi regulasi itu," tutupnya.
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.